Ticker

6/recent/ticker-posts

Pemkab OKU Selatan

Pemkab OKU Selatan
Pemkab OKU Selatan

Ustadz Hadir Tabligh Akbar Pulau Rupat Alamnya Nikmat Harus Terjaga Majelis Majelis Tanpa Ulama Jadi Bentengnya Maka Akan Jadi Laknat  


Rupat,NUANSA POST.

Kehadiran Prof.Ustad H.Abdul Somad Batubara,Lc,MA, D.E.S.A.ph.D untuk ceramah dan bimbingan Nasehat yang baik dan menjaga keselamatan Umat serta Alam. Keberuntungan masyarakat pulau Rupat punya Habib untuk menjadi majelis majelis Salallahu'alaihiwassallam semoga tidak menjadi Laknat Allah maka ummat Nabi Muhammad SAW tergabung 10 Desa  se-Kecamatan Rupat turut serta pelaksanaan Tabligh Akbar yang sengaja mengundang UStad  untuk Ceramah oleh masyarakat pada  pelaksanaan Tabligh Akbar diadakannya di Lapangan Bolakaki Desa Pangkalan Nyirih,Sabtu 14/01/2023,sekitar pkl 20'35 wid dimulai.

Tabligh Akbar dilaksanakan 10 Desa tergabung  di Tuan Rumahkan Desa Pangkalan Nyirih Kec.Rupat Kab.Bengkalis  dihadiri Ustad Abdul  Somad yang sengaja diundang dari salah satu tokoh/ Keluarga besar  " Nur Azmi Hasyim" sehingga tampak titik kumpul awal kedatangan UStad diawali singgahnya di rumah alm Hasyim AR Desa Pancur Jaya disambut langsung Oleh Kepala Desa" Hasan Basri,ST, Dan Nur Azmi Hasyim lalu kedua mereka mewakili seluruh penyambut  memasang kan kalung bunga kehormatan kepada Ustad  Abdul Somad(UStad) sambutan itu UStad didampingi pengamanan dari sejumlah aparatur Kepolisian untuk penertiban ramainya ummat menanti kehadiran UStad sebelumnya hingga terlihat meriahnya umat umat Islam  di pulau Rupat dan Rupat Utara kehadiran ustad somad hingga saat penyambutan itu, namun lancar, aman dan terkendali.

Persiapan Pengawalan dan pengamanan catatan informasi kepada gurup jurnalis pulau rupat,BKO gabungan Polres Bengkalis 122 Personil.Anggota Koramil 04/Rupat 20 Personil.. Sat Pol PP  Kec. Rupat 13 Personil.BPBD Damkar Kec. Rupat 13 Personil. Tim Media Puskesmas Teluk Lecah 23 Personil.Linmas dan FKPM Gabungan 10 Desa sekitar 100 orang.

Perjalan UStad  ke Pulau Rupat menggunakan mobil rombongan melalui Kapal Roro Penyemberangan Dumai ke Pelabuhan Roro Tanjung Kapal melaui  jalan Lintas Pulau Rupat menuju alamat persinggahan pertama  yaitu di rumah Keluarga besar "Nur Azmi Hasyim" AR. simpang Pangkalan Buah  sejauh ±55 km dari Pelabuhan Tanjung Kapal menuju Desa Pancur Jaya sekira pkl. 18:06'wib disitu mendapat sambutan bahagia masyarakat dengan semangat dan kehormatan oleh selaku tuan rumah  dari Kepala Desa Pancur Jaya" Hasan Basri,ST dan Nur Azmi Hasyim,kedua penyambut tersebut memasang kan kalung bunga mewakili seluruh penyambutan kepada UAS dan juga Camat Rupat Aulia Army  Effendy,S.STP mewakili Bupati Bengkalis, Ketua LAMR Kec.Rupat Tuan "Muhammad, " Ketua MUI Kec.Rupat bapak " M.Yusuf" dan seluruh peserta 10 Desa Pelaksana Tabligh Akbar yang akan dilaksanakan itu,didampingi Kapolsek Rupat, Iptu Siswoyo,SH, Danramil 04 Rupat Kap.Inf. Tarman Sugianto,S.Sos.


Kehadiran UAS tampak bersama rombongan dikawal aparat kepolisian dalam perjalanan hingga sampai ke tempat tujuan.Dari  informasi yang dikutip media ini dan dapat  dipercaya, Pihak pengamanan dipersiapkan dalam perjalanan  Prof.Ustadz H.Abdul Somad Batubara,Lc,MA,D.E.S.A.ph.D disebut singkatnya UAS  sampai acara Tabligh Akbar dilapangan Bola Desa Pangkalan Nyirih seluruhnya ratusan personil tim pengawalan dan keamanan.

:Kades Pancur Jaya Hasan Basri,ST selaku Tuan Rumah penyambutan Kehadiran UAS pertamanya di Desa beliau berhubung Azmi adalah Keluarga besarnya yang juga sebagai pengundang UAS, sebut salah satu pengunjung disela sela keramaian itu,juga Hasan Basri mengakui sebagai tuan rumah dan akan memberi tanggapan sebagai tuan rumah nanti ya? katanya kepada media pindomerekapers  saat jumpa sejenak pkl: 18:10, usai penyambutan UAS kepada media ini.

UAS dan rombongan Solat maghrib berjamaah di surow  depan Rumah Alm Hasyim AR , usai itu acara duduk bersama kemudian berlangsung solat Isya berjamaah Lalu sekira pkl.19:45, UAS dan Rombongan menuju Lapangan Tabligh Akbar yang akan dilaksanakan malam itu sabtu sekira pkl. 20:12'wib UAS dan Rombongan tiba di lapangan Bola Desa Pangkalan Nyirih  menaiki Panggung Tabligh Akbar.

Sekitar Panggung area  begitu luas,dimana lokadi sekitarnya disitu tampak dipadati ribuan pengunjung yang sebelumnya telah menanti nanti kehadiran UAS sejak pagi Walau Hujan deras turun di siang harinya yang membasahi area lapangan namun pengunjung masing- masing tampak  melibatkan diri kedepan panggung untuk dekat Ustadz Somad yang selama ini hanya dilihatnya melalui layar Televisi atau Media sosial lainnya, itu pertanda masih ramai warga Rupat mencintai dan mengagungkan Sosok pembimbing kebaikan dan Nasehat seperti UAS yang menjadi pemandu hidup untuk pencerahan hati dan  perkuat Silaturrahmi dan amal kebaikan sesama ummat dan iman kepada Allah,Swt.


Kutipan singkat penyampaiannya: Usatadz Somad, Jika Rupat ada Sabu dan narkoba, atasi Narkoba secara bersama sama dan tidak bisa dinasehati, kau mau mengaji silahkan,kau mau Ceramah silahkan katanya.Gunakan senjata yang dapat mengendalikan mereka pemain dan pengguna Narkoba,kata UAS,katakan Kalau ada orang berkata begitu di Pulau Rupat katakan memang yang mabuk kau duitnya duit kau, yang sakau kau  narkobanya kau, tapi kalau tsunaminya datang yang digulungnya bukan cuma rumah kau, rumah allah habis semua kena gulung makanya muslim juga di Pulau Rupat ini yang disebut masa ya Allah nahi mungkar. Yang mengajak berzikir banyak, tapi yang mau melarang perbuatan mungkar tidak banyak maka banyak yang tersinggung. Tukang santet marah,dukun marah,orang-orang yang tidak mengerti dan tidak faham sakit hati mendengar cemah Abdul Somad,kata UAS.

Lanjutnya,tapi ada kuncinya, satu: Jangan tersinggung, kalau ada yang tersinggung biasanya insya Allah ummat Nabi Muhammad SAW tak ada yang tersinggung kalau tukang mabuk,sakau,sabu-sabu, tukang mabuk tadi tersinggung itu pengedar. Pak Polisi tanya siapa  yang tersinggung : Akukah? Jika aku,"Tangkap aku", ibu-ibu ngakak semua mendengar ucapan UAS , kata UAS, Setuju?" rata rata mengucapkan"Setuju,,," mereka pemain narkoba  tidak bisa kita ceramahi, kata UAS, yang bisa menceramahi mereka inilah bapak bapak Babinsa,Bhabinkamtibmas yang punya pistol  besi. Pakai pistol bapak selama  pistol masih ada,selama jabatan masih ada,selama seragam masih ada pakailah untuk menolong agama Allah,ungkap UAS, Takbir...! Allahu Akbar...! Jawab pengunjung  serentak.

Lanjut UAS, jangan nanti ketika pistol,baju seragam dan jabatan sudah tidak ada lagi tinggal pistol air yang ada,itupun macet macet . Barulah datang buka pengajian. Bapak Ustadz Somad, "apa yang perlu saya bantu?" katanya.Saya tanya: Bapak masih punya pistol? Jawabnya,sudah di stop,sudah balik ke kantor,katanya UAS menirukan.

 

Maka yang tua-tua nasehati anak anak, dan menantunya, kawan,sahabat "katakan"; kau mabuk? Kau ganja? Kau pakai sabu-sabu? Jangan pakai narkoba, kasi ingatkan mereka,Mereke butuh pencerahan maka,

Beruntung bapak ibu punya menantu seorang Habib, sehingga Pulau Rupat terjaga dengan majelis-majelis SAW, bahwa Pulau Rupat sangatlah bagus, pasir nya cantik,pantainya indah,ikannya banyak, alamnya luar biasa nikmat,tapi tak ada Ulama yang menjadi benteng nya maka ini akan menjadi Laknat, kandas UAS.

Alhamdulillah UAS,kami sekarang mau membuka Pesantren Cabang dari Jamaah yang paling terbesar di Indonesia  namanya kalau tak salah ya?(Bakoro) akan ada cabangnya di Pulau Rupat  kata UAS.demikian pantauan **(M SYOPRI)

 

Posting Komentar

0 Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA