Ticker

6/recent/ticker-posts

Inspektorat Lampura Kura-kura Dalam Perahu Terkait Dugaan Korupsi Kades.


 Lampung Utara – NUANSA POST

Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH) di Kabupaten Lampung utara, sepertinya tak kuasa untuk memperoses adanya Dugaan Korupsi anggaran Dana Desa (DD) bernilai Ratusan juta rupiah, yang di Duga kuat telah dilakukan oleh KS, oknum Kepala Desa Sumbertani Kecamatan Abung Pekurun Kabupaten Lampung utara, selasa (12/10).

Meskipun Dugaan korupsi ini telah Viral dan puluhan kali di lansir dalam pemberitaan Media Cyber yang di unggah pada beberapa jejaring Media Sosial, namun sayang proses Hukumnya tak jelas. Hebatnya lagi, oknum tersebut, tetap Berambisi dan tak malu untuk maju kembali sebagai Calon Kepala Desa pada Pilkades yang akan segera di gelar mendatang, meskipun dirinya juga diduga kerap mengkonsumsi Narkoba.

Terlebih lagi Dugaan Korupsinya telah di laporkan oleh Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI) sejak tiga tahun silam, namun Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) dan Aparatur Penegak Hukum (APH) di Kabupaten Lampung utara, terkesan hanya Tutup mata tutup telinga, Dan tak mampu untuk melakukan Proses Hukum terhadap Dugaan Korupsi yang dilakukan oleh KS, oknum Kepala Desa Sumbertani, yang kesanya Kebal dari Proses Hukum yang berlaku di Negara ini.

Berlarutnya Proses penegakan Hukum Dugaan Korupsi Dana Desa (DD) yang di tangani APIP dan APH Kabupaten Lampung utara, yang terkesan Kura-kura dalam perahu (Pura-pura tidak Tahu-red) menuai tanggapan dan Desakan dari Ketua umum Lembaga Anti Korupsi Indonesia (Ketum LAKI) Alian arsil beserta jajaranya.

" Mewakili Lembaga Anti Korupsi Indonesia beserta jajaran, saya meminta kepada Kepala Inspektorat yang menduduki jabatan saat ini, agar kiranya dapat segera menindak tegas dan segera melimpahkan kasus Desa Sumbertani keranah hukum. sebab kasus Sumbertani ini, sudah berjalan sejak 2017 hingga 2021, yang di perkirakan telah merugikan keuangan Negara mencapai ratusan juta rupiah. bila ini dibiarkan maka bukan tidak mungkin ada para Oknum yang ikut terlibat di dalamnya," papar Alian arsil.

Lanjutnya lagi," Kami juga meminta kepada Aparatur penegakan Hukum lainya, Kepolisian Resort (Polres) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung utara, untuk ikut mengawasi dan mengawal laporan kami di Inspektorat" Karena oknum Kepala Desa tersebut, Terkesan Kebal dari Proses Hukum," Ketusnya Geram.

Tambah Alian Arsil juga," Mirisnya lagi, Kades tersebut dapat lolos dalam syarat pengajuan berkas pencalonan di Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)," saya menduga telah ada pemalsuan isi Dokumen Bebas dari penyalahgunaan Narkoba dan Zat adiktif lainya, pada syarat pencalonanya," karena menurut salah satu sumber yang enggan di tulis identitasnya, oknum Kepala Desa (Kades) Sumbertani tersebut, kerap mengkonsumsi Narkoba," pungkas Ketum LAKI.(RIAN)***

Posting Komentar

0 Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA