Ticker

6/recent/ticker-posts

Dugaan Korupsi Kades Sumbertani Prosesnya Bak Sapi Perah.


Lampung Utara – NUANSA POST

Berdalil tetap mengkedepankan Asas praduga tak bersalah dan persamaan di muka Hukum, Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) dan Aparat penegak Hukum (APH) terkesan enggan dan tak mampu untuk mengusut tuntas Dugaan Tindak pidana Korupsi Ratusan juta anggaran Dana Desa (DD) yang terjadi dan terindikasi dilakukan oleh KS, oknum Kepala Desa Sumbertani Kecamatan Abung pekurun Kabupaten Lampung utara, sabtu (16/10/2021).

Ketidak mampuan ini dapat terlihat dari barlarutnya proses penanganan kasus tersebut hingga tiga tahun lebih tanpa ada kejelasan status Hukum.

Hal ini juga terjadi pada proses penanganan Dugaan Tindak pidana Korupsi anggaran Dana desa yang banyak terjadi dan menyeret beberapa orang oknum Kepala Desa di Kabupaten Lampung utara.

" Penanganan proses Hukum dari Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) dan Aparat penegak Hukum (APH), terhadap Kepala Desa Sumbertani dan beberapa oknum Kades lainya, yang diduga telah melakukan Tindak pidana Korupsi anggaran Dana desa, terkesan akan di urus kalau ada untungnya, tak ubahnya seperti memelihara ternak Sapi, yang di ambil Susunya dengan cara memerah dan di peras," ujar Ketua umum LAKI Alian arsil bercanda.

Terangnya lagi," Biasanya peternak akan selalu menjaga dan merawat, selama ternak Sapi tersebut masih dapat memproduksi Susu dan tidak menimbulkan kegaduhan akibat dari Aroma bau kotoranya yang suatu saat pasti akan terendus dan tercium oleh masyarakat.

" Biasanya juga, ternak baru akan di serahkan kepengurusanya ke pihak lain, apabila keberadaan ternak tersebut telah membuatnya merasa tak nyaman akibat dari Bau kotoranya, atau karena Sapi tersebut sudah tak mampu menghasilkan Susu lagi. kesanya Habis manis sepah di buang," kata Alian arsil.

" Ini lah yang terjadi pada oknum Kepala Desa (Kades) yang tersangkut dugaan Tindak pidana Korupsi saat di Laporkan dan di Beritakan, seperti yang banyak terjadi sekarang ini. Banyak sekali oknum yang memanfaatkan Status Kepala desa yang diduga melakukan Korupsi sebagai Sapi perahan yang akan di singkirkan apabila tak ada Susunya lagi," Geram Ketua umum LAKI.(RIAN)***

 

Posting Komentar

0 Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA