Ticker

6/recent/ticker-posts

Laporan Dugaan Korupsi Kades Sumbertani Ditolak APH Arahkan ke APIP.


Lampung Utara – NUANSA POST

Setelah melakukan Kordinasi dan menerima arahan dari Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polres Lampung utara, Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI) kembali melayangkan Berkas Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa (DD) yang terjadi dan dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) Desa Sumbertani Kecamatan Abung Pekurun, berikut Laporan dugaan Penyimpangan anggaran pada Badan usaha Milik Desa (BUMDES) Desa Semuli jaya Kecamatan Abung Semuli, beserta Lampiran Bukti-bukti hasil temuan dari Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI), yang diserahkan kepada Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) Inspektorat Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung utara, kamis (23/09).

Laporan yang disampaikan oleh Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI) di terima langsung oleh Galek, seorang Staff Penerima Surat menyurat yang bertugas di Ispektorat Kabupaten Lampung utara. Laporan dilakukan untuk menindak lanjuti Laporan sebelumnya yang telah tiga Tahun di Laporkan ke Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Sat reskrim Polres Lampung utara, yang hingga detik ini tidak ada Kelanjutan Proses Hukumnya, bahkan Laporan tersebut di duga telah hilang.

Dalam kesempatanya, Kordinator Daerah (Korda LAKI) Kabupaten Lampung utara, MA Jupri Arsil mewakili Ketua umum Alian Arsil menjelaskan pada awak media, terkait Laporan Lembaganya," Kami melaporkan hasil temuan dari LAKI kepada Inspektorat, terkait Dugaan kuat adanya Tindak pidana Korupsi yang terjadi pada anggara Dana Desa (DD) Desa Sumbertani dengan Modus Kegiatan Pembangunan Fiktif yang Nilainya mencapai Ratusan juta rupiah dan diduga kuat dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) Kusnadi, yang terjadi pada tahun anggaran 2018-2020," paparnya.

Masih kata MA Jupri Arsil, Hasil temuan ini, sebelumnya telah kami laporkan kepada Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Sat reskrim Polres Lampung utara pada tahun 2019 lalu, namun sayangnya, hingga detik ini tidak ada kelanjutan Proses Hukumnya, kami juga menduga telah ada upaya yang dilakukan oleh Oknum atau Pihak-pihak tertentu, yang sengaja untuk menutupi dan menghambat Prosesnya dengan maksud agar oknum Kepala Desa (Kades) Kusnadi dapat lolos dari jerat Hukum," ketus MA Jupri arsil.

Tambahnya lagi," Sama halnya dengan Temuan Dugaan adanya Penyimpangan dan Mark Up anggaran pada kegiatan unit Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Desa Semuli jaya yang juga kami laporkan pada hari ini," Untuk itu kami minta kepada Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) dan Aparatur Penegakan Hukum (APH) di Lampung utara, untuk segera mengaudit dan memeriksa Oknum-oknum yang diduga terlibat dalam Tindak pidana Korupsi yang mencari keuntungan berlebih untuk memperkaya diri sendiri dan kelompoknya dengan cara melawan Hukum, agar dapat segera di adili dan ditindak tegas bila terbukti bersalah," Tegas Korda LAKI.(RIAN)***

 

Posting Komentar

0 Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA