Ticker

6/recent/ticker-posts

LAKI Lampura Duga ada Mark Up Anggaran pada Kegiatan BUMDES Desa Semuli Jaya.


Lampung Utara- NUANSA POST

Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI), meminta kepada Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP), dalam hal ini Inspektorat dan Aparat Penegak Hukum (APH), untuk segera mengevaluasi serta melakukan Audit, atas adanya temuan dugaan penyimpangan berupa Mark Up anggaran pada kegiatan Unit Badan Usaha Masyarakat Desa (BUMDES) Desa semuli jaya Kecamatan Abung semuli Kabupaten Lampung utara, yang terjadi pada Tahun anggaran 2019-2020 lalu, senin (20/09).

Temuan dugaan adanya penyimpangan dan Mark Up pada unit Usaha Bumdes Desa Semuli jaya, terjadi pada kegiatan pembangunan tempat usaha dan pembelian Mesin Press karet yang keseluruhanya di duga telah terjadi penyimpangan serta Mark Up pada harga pembelian dan tidak sesuai dengan perencanaan yang mengakibatkan adanya kerugian Negara.

Seperti pemaparan yang disampaikan oleh Ketua umum Lembaga Anti Korupsi Indonesia (Ketum LAKI) Alian arsil pada awak media," Berdasarkan temuan dari Tim Investigasi, kami menduga telah ada upaya untuk meraup keuntungan lebih guna memperkaya diri sendiri maupun Kelompok yang telah dengan sengaja melakukan penyimpangan serta Mark Up harga anggaran pada kegiatan pembangunan tempat usaha dan pengadaan unit barang yang tidak sesuai harga maupun Kwalitasnya dengan cara melawan Hukum," jelas Alian Arsil.

Lanjut Alian arsil," Dugaan adanya penyimpangan yang terjadi dan dilakukan oleh Oknum Pejabat Kepala Desa (Pj Kades) Desa Semuli jaya, dapat di lihat dari Fisik Pembangunan tempat Usaha yang berupa bangunan menggunakan Material bahan Kayu kelapa dan hanya beratapkan Asbes serta tak memiliki dinding.

Masih kata Alian Arsil," Mirisnya lagi, menurut keterangan dari Tim dan Nara sumber kami, Bahwa mesin Press karet yang di beli, ternyata adalah mesin Second / Bekas dan tak memiliki alat penggerak. Padahal harga mesin tersebut Nilainya mencapai Rp : 75.000.000 dari Total nilai keseluruhan yang mencapai Rp: 125.000.000," paparnya.

Untuk itu kami meminta kepada Aparatur Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) dan Aparatur Penegak Hukum (APH) agar segera melakukan Pemeriksaan kepada Oknum Pejabat Kepala Desa (Pj Kades) Desa Semuli jaya dan para oknum Pengelola Badan usaha Masyarakat Desa (Bumdes) atau oknum-oknum yang telah sengaja melakukan Kolusi Korupsi dan Nepotisme (KKN) dan merugikan keuangan Negara dengan cara melawan Hukum, agar dapat segera di usut dan di tindak Tegas sesuai Hukum yang berlaku," tegas Ketua umum LAKI.(RIAN)***

 

Posting Komentar

0 Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA