Ticker

6/recent/ticker-posts

Angin Puting Beliung Robohkan Sembilan Rumah Warga Kecamatan Bukit Kapur

DUMAI, NUANSA POST.

Kamis sore (16/09/2021) ±16.30 WIB aktivitas warga Jalan Soekarno Hatta RT 10 Kelurahan Bukit Nanas Kecamatan Bukit Kapur terhenti dengan kedatangan angin kencang secara tiba-tiba. Kedatangan puting beliung dari arah Utara Kota Dumai (Laut) timbulkan kepanikan dan kerusakan parah. Beberapa rumah warga rata dengan tanah. Total 9 rumah, 1 kantor LSM dan 1 Pos Koordinator Komunitas terdampak.

Akibat tiupan puting beliung selama ±10 menit, meratakan rumah semi permanen M Rajiansyah dan rumah kayu Ricky Irawan Silalahi, tepat di samping Pos salah satu Ormas, berdekatan kantor Sekretariat LSM Reclasseering Indonesia Komisariat Daerah Dumai Badan Peserta Hukum Untuk Negara dan Masyarakat serta Pos Kordinator Komunitas Peduli Laka Lantas Polres Dumai. "Seperti biasa, saya sedang mengerjakan usaha laundry.  Tiba-tiba, angin puting beliung mendadak bertiup dari arah Utara. Anak istri saya ketakutan dan menjerit. Hanya hitungan detik, rumah langsung roboh. Beruntung kami selamat dengan berlindung di Pos Pemuda Pancasila sebelah," cerita Rajiansyah di amini Ricky Irawan.

Kedua keluarga ini selamat dari petaka sesaat tersebut, dengan berlindung di dalam Pos PP. Padahal Pos hanya terbuat dari tiang kayu dan berdinding gedek (anyaman bambu). Ternyata deretan mobil tanki CPO yang sedang parkir di halaman Pos, menghalangi laju puting beliung. Tapi naas, rumah Rajiansyah (semi permanen) yang di pakai sebagai usaha laundry dan rumah Ricky Irawan (papan) rata dengan tanah.

Tiang penyangga patah, atap seng lepas dan terlempar beberapa meter bahkan hilang. Seluruh isi rumah bisa di bilang hilang tersapu. Termasuk peralatan usaha. Hanya pakaian di badan saja tersisa," lirih Rajiansyah, sambil dikuatkan Ricky Irawan. "Kalau pakaian dan kebutuhan makan minum di bantu masyarakat dan keluarga. Baru PWI Kota Dumai yang sudah beri bantuan berupa paket sembako," jawab Rajiansyah, saat di tanya pihak mana saja yang sudah berikan bantuan.

Rajiansyah dan Ricky berharap bantuan bukan hanya sebatas pakaian dan makan minum saja. Mereka berharap ada pihak yang bersedia membantu mendirikan kembali rumah mereka. "Cukup besar biaya membangun dari nol. Apalagi peralatan laundry ikut rusak," suara lemas pria beranak 3 tersebut, di iya kan Ricky. Berdasar keterangan Ketua LSM Reclasseering Indonesia Komisariat Daerah Dumai Erwan Susilo (Wan Kopah) total kerugian dari 9 rumah yang terdampak petaka sesaat tersebut Rp 250 Juta. "Kantor Sekretariat kami juga alami kerusakan. Atap dan beberapa tiang serta peralatan kantor jadi tak layak pakai," tutup Wan Kopah. (RHS)

Posting Komentar

0 Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA