Ticker

6/recent/ticker-posts

Ekspor Lebih Rp. 1 T, Balai Karantina Bersama Gubri Lepas Ekspor Komoditas Pertanian


Dumai - NUANSA POST 

Provinsi Riau merupakan salah satu provinsi yang cukup tinggi dalam hal ekspor komoditas hasil pertanian. Komoditas andalan Riau berada di sektor perkebunan, seperti Kelapa dan Kelapa Sawit beserta turunannya. Selain itu sektor tanaman lainnya, seperti Talas, Kencur, Ubi Jalar juga sudah sampai ke pasar mancanegara.

Berdasarkan data Indonesian Quarantine Full Automatic System (Iqfast) Badan Karantina Pertanian, ekspor asal Riau hingga Agustus 2021 bernilai Rp. 23,59 Triliun. Nilai tersebut naik sebesar 31% dibanding 2020 periode yang sama.

Minggu (14/08/2021) bertempat di Pelabuhan Pelindo 1 Dumai Dermaga C, Balai Karantina Pertanian Pekanbaru sebagai bagian dari Kementerian Pertanian, melakukan ekspor komoditas pertanian bersama Presiden RI secara Virtual. Turut hadir Gubernur Riau Syamsuar, Walikota Dumai H. Paisal, SKM., MARS., dan Forkopimda Riau.

Komoditas yang dilepas, terdiri dari Kelapa dan Kelapa Sawit beserta turunannya, Jahe, Keladi, Kencur, Kincung, Kentang, Petai, Serai, Tunas Kol dan Ubi Jalar dengan nilai mencapai Rp. 1,077 T. Komoditas tersebut akan di kirim ke sejumlah negara, diantaranya China, Malaysia, Mexico, Haiti, Brazil dan lain-lain.

Menurut Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru DRA. Rina Delfi, M.Si., target pencapaian nilai ekspor 2021 adalah Rp. 42 T, atau harus naik minimal 20% dari tahun lalu."Komoditas yang sedang dimuat kedalam kapal berupa Cangkang Kelapa Sawit (Palm Kernel Shell) sebanyak 10.000 Ton, tujuan Jepang. Sedangkan di Kabupaten lain di Riau, juga bersiap di ekspor Kelapa Bulat, Jahe, Talas, dan produk lainnya," ungkap Rina.

Penyelenggaraan "Merdeka Ekspor Pertanian" merupakan momentum apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan Pertanian Tanah Air, yang telah bersinergi membangun Pertanian dalam memenuhi kebutuhan pangan dan pakan dalam negeri hingga luar negeri.

Sejalan arahan Presiden Joko Widodo dalam meningkatkan ekspor komoditas pertanian, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melakukan kebijakan strategis, baik dari sisi Hulu, Hilir maupun akses pasar. Salah satunya dengan mencanangkan program "Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor" (Gratieks) komoditas pertanian, di Kementerian berslogan "Maju, Mandiri dan Modern" tersebut.

Gratieks menjadi andalan Kementerian Pertanian dalam mendorong Petani dan Pelaku Usaha dalam melipat gandakan ekspor komoditas pertanian menjadi tiga kali lipat. Gratieks diharapkan mampu menciptakan ekosistem perekonomian yang modern.(Rilis/RHS)

 

Posting Komentar

0 Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA