Ticker

6/recent/ticker-posts

Ratusan Kontraktor Lakukan Unjuk Rasa Depan Kantor Bupati Cilacap. TOLAK Evaluasi Tender PUPR. TA 2021 dan Minta Dibatalkan


 

Cilacap NUANSA POST.

Ratusan kontraktor / rekanan di wilayah Kabupaten kabupaten Cilacap   merasa kecewa dan melakukan unjuk rasa  di depan Kantor Bupati Cilacap  sambil membentangkan beberapa spanduk yang bertuliskan : 1. Bersihkan Tikus Tikus Kantor PUPR  dan UKLP Kabupaten Cilacap. 2.  Kami Menolak Hasil Evaluasi Tender PUPR TA 2021 Yang Terindikasi Persekongkolan/ Kolusi. Batalkan  Tender PUPR TA2021. 3.Weteng Kencot, Butueh Akeh, Proyeke Diwehna Wong Sugih Tok.4. Kami Minta  ULP  Yang Bersih Dan Transparan Jangan Memenangkan  Perusahaan Yang Kasih Duit Doang, Kalau Begini Cilacap Mau Di Bawa Kemana, hari Senin (21/6 ).

          Pasalnya, para kontraktor merasa adanya indikasi monopoli pekerjaan oleh pihak atau kelompok tertentu, yang telah bekerja sama dengan para oknum  pejabat terkait di Pemkab Cilacap.

           Kekecewaan para kontraktor di wilayah Kabupaten Cilacap bukan dikarenakan tidak  mendapatkan pekerjaan. Namun dalam tata cara untuk mendapatkan pekerjaan yang tidak bisa di biarkan. Pasalnya syarat mutlak  untuk mendapatkan pekerjaan harus dibarengi dengan adanya dukungan dari salah satu perusahaan yang mempunyai AMP.

           Padahal di Kabupaten Cilacap perusahaan yang mempunyai AMP  hanya 2 perusahaan saja yakni perusahaan B dan perusahaan Ng. Sedangkan ke 2 perusahaan tsb, hanya bisa memberikan dukungan kepada orang orang yang terdekatnya saja. Ada juga kontraktor yang mendapatkan dukungan, dari lain daerah namun entah mengapa dukungan dari luar daerah lain tidak berlaku di Kabupaten Cilacap. Papar salah seorang kontraktor, kepada Awak media.


            Sebelumnya sempat bersitegang  antara penjaga gerbang dan para kontraktor yang berdemo, karena sudah mengetahui saat  sedang berjangkit wabah Covid -19 para kontraktor yang sudah Swab mandiri di berbagai Rumah Sakit,  namun ketika mau masuk, mereka disuruh kembali Swab ulang.

         Akhirnya 10  orang perwakilan dari pendemo akhirnya diperbolehkan masuk untuk beraudensi di pendopo Kabupaten Cilacap

           Dalam orasinya, Taufik  Hidayatulloh menyerukan " Jangan pernah takut, khawatir dan jangan pernah berfikir yang negatif, apalagi kalau ada suara suara yang mencoba akan membenturkan masyarakat dengan masyarakat karena merekalah para propokator yang harus kita lawan.

           Ditambahkan lagi oleh Taufik,  Kabupaten Cilacap ini bukan milik para elit politik,  bukan milik penguasa, juga bukan milik kontraktor yang sudah melakukan kongkalikong dengan pejabat terkait.

          Ditempat yang tepisah, salah satu rekanan yang biasa disebut Supriyadi saat di konfirmasi oleh beberapa media. Menjelaskan, tujuan para kontraktor melakukan aksi damai, agar Pemkab Cilacap bersikap adil kepada kami.

          Karena kami juga warga Cilacap, berhak juga mendapatkan proyek meskipun kecil atau besar pekerjaannya karena kami juga butuh makan, imbuhnya. Jadi intinya jangan tumpang tindih dalam memberikan pekerjaan. Kalau seperti ini  tidak transparan karena yang menang hanya perusahaan yg mendapatkan dukungan /sewa alat dari 2 perusahaan besar pemilik alat tsb. Pemerintah dalam perencanaan harus lebih bijak melakukan pemerataan pembangunan, karena di Kab. Cilacap ini ada sekitar 1.300 kontraktor konstruksi yang semuanya membutuhkan pekerjaan, kata Supriyadi kepada awak media.

         “Harapan saya, dengan adanya aksi damai ini, bisa membuka mata dan telinga para oknum pejabat terkait. Agar bisa melaksanakan pelelangan sesuai dengan aturan yang berlaku secara transparan dan memberikan nilai edukasi kepada peserta lelang yang gagal, agar hasil kedepan lebih baik, “papar Supriyadi mengakhiri keterangannya.

          Selang berapa jam kemudian ke 10  Perwakilan dari para kontraktor yang audensi dengan Sekertaris Daerah Drs Farid Ma'ruf MM. Salah seorang dari perwakilan para kontraktor, memaparkan hasil audensi tersebut kepada awak media bahwa untuk  lelang pekerjaan tahun ini yang mendapatkan pekerjaan adalah orang orang yang tertentu,Kami berharap Pemda Cilacap yang saat ini diwakili oleh Sekda Cilacap untuk lelang tahun ini agar di tinjau kembali.

          Dan kalau hal ini belum ada jawaban yang pasti,  untuk aduan aduan kita  untuk itu saya dan teman teman akan melihat seberapa jauh tindakan yang akan di lakukan oleh Pemkab Cilacap, dalam hal ini Bupati Cilacap, tadi juga saya sampaikan ratusan rekanan yang tidak mendapatkan pekerjaan, dalam situasi pandemi seperti ini, masih bisa makan dan tentunyamasih diharapkan rekan rekan pekerja kita. Namun dalam hal ini telah dikuasai oleh sekelompok orang dan itu sudah tidak asing lagi. Makanya saya sebagai ulasan menyampaikan, kepada bapak bapak penguasa apa yang ada dihati mereka hanya Allah mengetahui. Sampaikan yang benar dari hati sampai jiwa, mudah mudahan saya harap dengan sangat doanya kepada masyarakat Cilacap agar terjadi lahi seperti ini. “ungkap Ruswandi dari CV. Duta Karya Mandiri.( HARYANTI SUSILO)

 

Posting Komentar

0 Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA