Ticker

6/recent/ticker-posts

Kemenakan Maestro Zapin Serahkan Buku Biografi M Yazid bin Tomel Kepada Dispersip

BENGKALIS, NUANSA POST.

Rabu, 7 Syawal 1442 Hijriyah menjelang Zuhur kemarin, rumah dinas di Jalan Arif Rahman samping Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) yang baru sepekan ditempati oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Kadis Persip) Kabupaten Bengkalis terlihat disambangi sebuah sedan Corolla Great berwarna merah maron yang disetir pemilik nama pena ND Juaii M Usna, kemenakan Maestro Zapin almarhum H Muhammad Yazid bin Tomel. Setelah dipertimbangkan, akhirnya ND Juaii M Usna, sang sineas Bengkalis datang ke rumah dinas tadi untuk menitipkan 2 buah buku tentang biografi "Yengah" sang pamannya kepada perpustakaan Dispersip Kabupaten Bengkalis dengan harapan menjadi bahan referensi bagi masyarakat yang membutuhkan informasi sang maestro yang telah tutup usia 85 tahun untuk menghadap Yang Maha Kuasa pada 23 September 2010 silam dan dikebumikan pada keesokan harinya, 24 September 2010 sekitar pukul 10.00 WIB, sebelum Shalat Jumat, menyusuli Asnah binti Usman, sang istri yang telah bersemayam 2 bulan sebelumnya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Masjid Al Hadi Taqwa RT 01 RW 02, Dusun Langgam Muara, Desa Teluk Latak, Bengkalis Riau.

Buku dengan judul "Muhammad Yazid Sang Pengabdi Zapin Tradisi" berisi 74 halaman yang ditulis Marhalim Zaini, S.Sn., M.A., disunting oleh Karmila Dewi, tata sampul dan tata letak oleh Furqon Elwe dan diterbitkan pertama kali pada Desember 2020 oleh Direktorat Jendral Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI bekerjasama dengan penerbit Tonggak Media, Ngaglik Sleman Yogyakarta ini diterima langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Suwarto pada Rabu, 19 Mei 2021. "Pertama, saya sampaikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap kepedulian daripada penulis-penulis khususnya yang ada di Kabupaten Bengkalis lebih khususnya Pulau Bengkalis karena dalam hal ini kita memang haus akan bacaan-bacaan yang literasinya berkaitan dengan masyarakat Bengkalis itu sendiri," kata Kadispersip, Suwarno, Rabu (19/5/2021) siang.

Menurut Suwarto, dengan adanya penggalian khasanah budaya yang ada di pulau atau Kabupaten Bengkalis ini khususnya berkaitan dengan Sang Pengabdi Zapin Tradisi yang sangat-sangat fenomenal. "Karena kita mengenal Zapin ini sejak zaman dulu sudah ada tapi belum pernah dibukukan. Oleh sebab itu, ini menjadi literatur untuk adik-adik mahasiswa kemudian juga para pengembang budaya serta masyarakat secara umumnya untuk mengetahui lebih detil sebenarnya bagaimana Zapin Tradisi itu sendiri. Kita sangat berterima kasih kepada penulis Pak Marhalim Zaini dan juga sineas Bengkalis ND Juaii M Usna yang tergerak hatinya untuk memberikan buku ini kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bengkalis," ungkapnya. Saat ditanya, jika saja nanti setelah adanya buku biografi Maestro Zapin di atas ada pihak-pihak yang ingin membuat film, Kadis Persip Suwarto memberikan tanggapan, "Kita sangat welcome jika ada yang memerlukan masukan-masukan terhadap pembuatan film mengenai ketokohan Maestro Zapin M Yazid, kita akan memberikan support sehingga semakin dikenal para tokoh-tokoh yang ada di Bengkalis baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional. Harapan kita kepada para penulis di negeri ini, teruslah berkarya. Suatu saat kita akan dapat menikmati hasilnya apabila karya kita dibaca oleh masyarakat atau anak cucu kita, itu akan memberikan nilai ibadah. Kita, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bengkalis tetap ingin bersinergi dengan para penulis," kata Suwarto di akhir wawancara seraya menambahkan saat buku yang memuat 1.254 pantun yang berhasil memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) yang dihadirinya.

Melalui ND Juaii M Usna, sang penulis Marhalim Zaini kelahiran Teluk Pambang Kecamatan Bantan, 15 Januari 1976 yang telah menerbitkan lebih dari 27 buku sengaja melebihkan 3 buku selain untuk 12 narasumber. ND Juaii M Usna pun memandang perlu menyerahkan kepada Dispersip tadi serta 1 buku dikirimkan kepada Rozali Abdul Samad yang juga kemenakan sang Maestro Zapin tadi yang berkerja di Dinas Pendidikan Sumatera Utara dengan harapan memberikan banyak manfaat di sana. (AMIRUDIN)

Posting Komentar

0 Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA