Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Diduga H Lakukan Aktivitas Tampung CPO Secara Illegal di Bangunan Milik Pelindo1

DUMAI, NUANSA POST.

Seorang warga inisial H di duga lakukan aktivitas penampungan CPO illegal. Penelusuran NUANSA POST.NET di bangunan kosong, area pelabuhan Terminal Penampungan Ikan (TPI) Kelurahan Laksamana Kec. Dumai Kota, aktivitas tersebut di lakukan anak buah H.

"Ya Bang. mereka itu anak buah H," ujar seorang pria, ketika di konfirmasi tak jauh dari TKP. Pantauan di TKP, selain melakukan aktivitas di bangunan Pelindo1 Cabang Dumai, bangunan terbengkalai milik Pelindo1 tersebut di jadikan gudang, tempat penampungan, penyimpanan dan transit minyak CPO ke mobil Pickup. 3 orang pekerja, di duga anak buah H, terlihat mengeluarkan karung goni plastik berisi cairan CPO dengan berat ±70 Kg, di keluarkan dari dalam bangunan milik BUMN tersebut.

"Berat nya ±70 Kg perkarung Bang," ujar salah satu, dari 3 orang Pekerja. "Karung kami naikkan ke atas mobil Pickup. Satu Baby Tank muatan 1 ton di atas Pickup jadi tempat tampung cairan CPO," polos si Pekerja. Karung goni berisi cairan kuning tersebut, setelah di angkat dan di posisikan pada bibir Baby Tank, ikatan goni di buka, hingga cairan tercurah dan memenuhi Baby Tank.

1 unit mobil Pickup warna hitam, bermerk Suzuki tipe Mega Carry berplat nomor BM 9813 FA stand by di TKP, sementara si Supir juga stand by. "Punya H Bang," ujar si Pekerja kepada NUANSA POST. Seorang wanita yang ada di TKP kemudian memberikan no HP H.

Saat NUANSA POST mengkonfirmasi H (082297922XXX) berdasarkan no yang di beri si wanita, panggilan Jurnalis tidak di angkat. Humas Pelindo 1 Cabang Dumai, Yopie, saat di konfirmasi lewat telepon, membenarkan bangunan tersebut milik Pelindo1. "Benar bangunan tersebut milik Pelindo1. Saya akan turun kan anggota saat ini juga ke sana," ujar Yopie, sambil menerangkan, bahwa tidak di benarkan ada aktivitas apapun di bangunan tersebut.

"Apalagi sampai menjadikan bangunan sebagai tempat aktivitas Illegal," tegas Yopie dari seberang telepon. "Lebih lengkapnya HO atau HBB," saat jurnalis bertanya lebih jauh, pada seorang pria yang berada di Mulut Jalan Raya (Simpang) mau masuk ke TKP. (RHS)

Posting Komentar

0 Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA