Ticker

6/recent/ticker-posts

SWAP Geruduk BNI Life Multi Protection Cabang Kota Tasikmalaya


KOTA TASIKMALAYA
– Pada hari Kamis  11 Agsutus 2022pukul 09.30 WIB, ratusan orang yang tergabung dalam ormas Solidaritas Warga Pribumi (SWAP) bersama ormas lain melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Bank BNI Life Multi Protection Cabang Kota Tasikmalaya. Aksi unjuk rasa yang memanas dan sempat terjadi gesekan .Mamun kemudian dari pihak Bank BNI Life Multi Protection akhirnya dapat mengizinkan para pendemo masuk dan bertemu dengan perwakilan dari

            Aksi demo SWAP bersama ormas lain karena adanya dugaan penggelapan dana investor dan mereka menuntut untuk ditegakkannya keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, dan hentikan system kapitalis yang dianut oleh asuransi, sehingga tidak merugikan rakyat Indonesia secara keseluruhan.

Ketua DPP LSM SWAP dan Ketua LBH SWAP, H. Adang Moelyadi,SE mengecam tindakan sistemis yang telah dilakukan BNI Life Insurance Cab. Tasikmalaya kepada masyarakat. “Jika kita biarkan terus menerus hal seperti ini akan ada banyak masyarakat yang didzolimi dengan kecurangan yang terorganisir oleh pengembangan system kapitalis perbankan yang biadab, “jelas dia dengan tegas.

Jika tuntutan mereka tidak dipenuhi, kata Adang Moelyadi, maka pihaknya akan menggalang kekuatan lebih besar lagi bersama ormas lain untuk kembali melakukan aksi demo.”Lihat saja nanti. Jika tidak ada penyelesaian, maka kami akan kembali melakukan aksi unjuk rasa secara besar besaran,”ujarnya.

Sebagaimana diketahui, adanya kasus dugaan penggelapan dana investor yang dialami H.Nandang Suryana H,SE warga Kecamatan Kawalu, dimana BNI Life Insurance yang dinilai telah merugikan nasabah sebagai penanam modal.H. Nandang Suryana H S.E selaku korban dan sekaligus sebagai ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Kota Tasikmalaya, telah menyimpan uangnya untuk investasi selama 4 tahun berturut-turut  di BNI Life Insurance   dengan kisaran nominal sebesar Rp. 120.000.000/tahun, dan totalnya selama   berinvestasi telah sebesar Rp. 480.000.000.

            “Pada 26 Januari 2021,saya menarik uangnya sebesar Rp. 100.000..000 dan  langsung disetujui tanpa peringatan serta penjelasan apapun dari pihak PT. BNI Life Insurance Cabang  Tasikmalaya .. Namun setahun kemudian, tepatnya  26 Februari 2022, ada pemberitahuan dari PT. BNI Life Insurance yang menyatakan bahwa sisa uang investasi saya itu  dianggap tidak mencukupi biaya-biaya polis. Sehingga uang sebesar Rp, 380.000.000 tersebut dianggap habis dan tidak dapat diambil oleh saya, ungkapnya.

            H.Nandang Suryana H,SE menjelaskan, tujuan dia  dan rekan-rekan melakukan aksi hari ini, supaya kejadian investasi seperti ini tidak terjadi lagi d kemudian hari kepada masyarakat Tasikmalaya khususnya dan umumnya masyarakat Indonesia.  “Kepada saya sendiri BNI Life Insurance sudah berani seperti ini, apalagi kepada masyarakat awam Tasikmalaya khususnya dan umumnya masyarakat Indonesia. Karena jelas sangat merugikan nasabah atau masyarakat yang berinvestasi di PT. BNI Life Insurance, khususnya Cabang Tasikmalaya. Tuntutan saya tidak muluk muluk dan mengada-ada,hanya menginginkan uang saya kembali. Itu saja. “tuturnya

“Keinginan kami tidak muluk-muluk dan tidak akan mengada-ada, yang kami inginkan hanya satu, kembalikan uang saudara kami”.

Sementara itu, perwakilan dari BNI Life Insurance Jakarta yang tidak ingin di sebutkan namanya, “Kami hanya bisa menampung aspirasi atau keluhan dari saudara Nandang Suryadi tersebut. Karena untuk hal ini yang mempunyai kewenangan sebuah keputusan adalah dari pihak BNI Iife Insurance pusat sendiri untuk dapat memberikan kepastian putusan yang akan diambil tentang permasalahan yang ada sekarang.”Kami akan sampaikan masalah ini ke pusat, karena cabang tidak punya kewenangan apa apa,”pungkasnya. (ANDRI HERISINTA/DEDE HERDIAWAN)****

 

 

Posting Komentar

0 Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA