Ticker

6/recent/ticker-posts

Pelapor Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Rupat Diduga Ada Rekayasa Untuk Peras Uang Korban


Rupat NUANSA POST

Pada hari Kamis (11/11/2021), Julianus Ndarha   laki- laki paruh baya anak satu  kelahiran Nias diketahui   sebagai warga Desa Darulaman yang menjadi korban tersangka oleh Polsek Rupat akibat laporan oleh sang istri  Eniman Gea   bersama mandor Devisi 3  PT Surya Dumai yang diduga kuat ada unsur rekayasa yang dilaporkan telah melakukan KDRT

            Kasus yang dilaporkan itu sempat tercium adanya dugaan  sebagai senjata yang untuk melakukan pemerasan oleh kedua oknum pelaku kepada orang tua Julianus pihak terlapor. Aksi itu dilakukan oleh pelaku dengan modus  untuk membuat surat pernyataan perdamaian cabut perkara.  Tuntutan kepada terlapor.  alasan oknum pelaku kepada orang tua yang dijadikan tersangka tahanan Polsek Rupat Batu Panjang silam

”Mereka meminta uang berjanji kalau mereka akan membuat surat perdamaian diatas kertas bermaterai Rp.10.000 dan   meminta uang damai Rp. 10.000.000 kepada saya” ungkap Amajuli  orang tua terlapor oleh oknum pelaku

Bapak mertua sang pelapor menceritakan, kalau Eniman Gea  menantunya diduga telah bersengkongkol memeras uangnya ,dan juga pelaku sempat mencuri uang milik mertua. Uang tersebut padahal    di titip kepada suami pelapor untuk digunakan   pengurusan identitas keluarga berupa ,K,K .KTP dan surat nikah lainnya yang berjumlah Rp.500.000 bersama dua unit HP Aivad merek Samsung harga 1.500.000, sedangkan HP merek VIVO Rp. 2.900. Turut dicuri waktu itu tepatnay dini hari    pada hari Rabu   (22/9/2021) silam

Dari keterangan mertua pelaku, kalau pelaku  diduga ada campur tangan atau  keterlibatan oknum pendeta dalam pemerasan itu yang, selama ini menjadi biang kerok rekayasa sehingga meruntuhkan hubungan rumah tangga anaknya. Akibat laporan polisi Enima Gea terhadap Julianus Ndraha suami terlapor menjadi tersangka.

Amat Juli mertua pelapor,  juga mengatakan kalau menantunya bersama oknum pendeta telah mengambil uang kepada pihak dia, selaku korban melalui  Amadiama Giawa selaku saksi  waktu itu. sebut sumber pada tanggal 23/10.  berada di kota Dumai dengan modus untuk surat perdamaian untuk di bawa ke Bengkalis.   

Ironisnya, usai menipu dan memeras uang korban surat pernyataan perdamaian pencabutan perkara dilaporkan, ternyata tidak dicabut atau dikeluarkan oleh oknum yang diduga selama ini menjadi rekan persengkongkolan rekayasa kasus perkara laporan Kdrt. Sebut sumber

Sumber mengatakan tidak hanya sebatas itu pelaku pelapor yang diduga terkesan berbohong juga sudah telantarkan balita yang juga cucunya yang masih baru berumur empat (4) bulan. bayi hasil pernihkan sang pelapor dan terlapor.

Informasi yang   dirangkum kalau oknum pelapor saat ini bersenang-senang  bersama oknum pendeta usai memasukan suaminya  dalam sel tahanan yang dilaporkan kasus KDRT  yang di lapor. ” Eniman gea menantu ku. Tampa pernah peduli kepada balita anak dia dan cucuku. Ibu seperti apa itu semenjak balita anak nya diahirkan bahkan Tama pernah setetes air susu disusi.  Ungkap sumber dengan nada kesl mengatakan kalau ibu dari cucu nya tidak perduli terhadap anak nya. Meskipun sang bayi sempat mengalami sakit sakitan ungkap sumber

Menurut informasi dari tetangga yang di peroleh ibu yang juga tetangga rumah panggung dinding papan itu mengatakan kalau Selasa malam tanggal 22/9  dari jam sembilan malam sampai lampu long tidak ada keributan terjadi atau  terdengar suara peristiwa ”Kami nonton TV bersama beberapa saudara, tetangga dari jam sembilan sampai jam 1 tengah malam lampu long gak ada terdengar ada keributan, perkelahian. Sedangkan lampu mati jam11 malam kami masih ramai ramai nonton tv di rumah Ungkap tetangga satubumbung rumah panggung sebalik dinding papan itu,”ujar salah seorang narasumber

Jika ada keributan gak mungkin kami gak ketuhanan  sementara suara anak kecil nangis menangis terdengar, bunyi lantai papan orang berjalan jelas kedengaran  kata tetangga.   Lagian sebalik dinding kamar papan tambah, tuturnya polos

Untuk menghindari dari tuduhan di kemudian hari orang tua "JS" terlapor.  Mendatangi  Polsek Rupat bersama sejumlah tim wartawan guna melaporkan untuk menghindari terjadi timbul fitnah, atau tuduhan  kepada pihak keluarga nya.

Ketika di konfirmasi lewat via WhatsApp Meifati Gea oknum mandor PT Priatama Riau Desa Darul Aman alias Suria  Dumai mengatakan kalau dirinya tidak ada urusan.”Kalau masalah seseorang  saya tidak ada urusan.Silakan  tanya sama kepada yang bersangkutan.  

Sementara itu menurut keterangan dari Amadiama Giawa mengatakan kalau uang itu ditangan pendeta sendiri meminta. Karena dia yang menulis surat perdamaian untuk mencabut perkara. Dengan alasan ke Bengkalis bersamaan Eniman Gea. ”kata nya damai secara kekeluargaan maka saya percaya ujar amadiama kesal  bersama istri.. M.SYOORI.

 

Posting Komentar

0 Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA