Ticker

6/recent/ticker-posts

Tak Mampu Proses Korupsi DD Sumbertani Baiknya Inspektorat Bubar.

LAMPUNG UTARA – NUANSA POST.

Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI) minta Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) Inspektorat, untuk segera melimpahkan proses penegakan Hukum Dugaan Tindak pidana Korupsi Anggaran Dana Desa (DD), yang di duga dilakukan oleh KS, oknum Kepala Desa (Kades) Desa Sumbertani Kecamatan Abung pekurun kepada Aparat Penegak Hukum (APH) Kepolisian (Polres) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotabumi Kabupaten Lampung Utara. Pasalnya selama ini, Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI) menilai, APIP Inspektorat, terkesan tak serius dalam melaksanakan pemeriksaan dan melakukan Audit sesuai Fungsi kewenanganya, bahkan sepertiya ada unsur kesengajaan untuk menghambat proses penegakan Hukum bagi para Kepala Desa pelaku Dugaan Tindak Pidana Korupsi yang banyak terjadi di Kabupaten Lampung utara.

Hal ini disampaikan oleh Ketua umum Lembaga Anti Korupsi Indonesia (Ketum LAKI) Alian Arsil didampingi Jajaranya, saat melakukan Jumpa Perss bersama awak Media pada markasnya di Jalan Jenderal Sudirman Bundaran Tugu Payan mas Pusat Kotabumi Lampung utara, jumat pagi (15/10/2021). Dalam penjelasanya, Ketua umum Lembaga Anti Korupsi Indonesia Alian arsil memaparkan," Kami meminta kepada Kepala Inspektorat Kabupaten Lampung utara, agar segera melimpahkan Penanganan Kasus Dugaan Tindak pidana Korupsi anggaran Dana Desa (DD) bermodus kegiatan Fiktif pada tahun 2017 hingga tahun 2020 yang terjadi di Desa Sumbertani dan di duga dilakukan oleh KS oknum Kepala Desa, keranah Hukum," jelas Alian Arsil.

Pasalnya, Alian Arsil menganggap, marak nya kasus Korupsi Dana desa di Kabupaten Lampung utara, diduga turut melibatkan para oknum aparat di Inspektorat," kalau tidak, mengapa kasus Korupsi anggaran Dana desa (DD) di Desa Sumbertani, mulai dari tahun 2017 hingga tahun 2020, pekerjaan Fisik fiktif, tidak ada tindak lanjutnya," Ini jelas terjadi, karena para oknum tersebut tidak memiliki kemampuan dan tak mampu. kalau memang tidak mampu, sebaiknya segera limpahkan proses penegakan Hukumnya ke Aparat Penegaka Hukum (APH), kalau inspektorat tidak berani dan tegas dalam pemberantasan Korupsi," baiknya bubarkan saja," ketus Alian Arsil geram. Padahal kasus ini telah lama Viral dan puluhan kali di lansir dalam pemberitaan Media Cyber yang di unggah pada beberapa jejaring Media Sosial, namun sayang proses Hukumnya tak jelas. Hebatnya lagi, oknum tersebut, tetap Berambisi dan tak malu untuk maju kembali sebagai Calon Kepala Desa pada Pilkades yang akan segera di gelar.

"Mewakili Lembaga Anti Korupsi Indonesia beserta jajaran, saya meminta kepada Kepala Inspektorat yang menduduki jabatan saat ini, agar kiranya dapat segera menindak tegas dan segera melimpahkan kasus Desa Sumbertani keranah hukum. sebab kasus Sumbertani ini, sudah berjalan sejak 2017 hingga 2021, yang di perkirakan telah merugikan keuangan Negara mencapai ratusan juta rupiah. Bukan tidak mungkin ada para Oknum yang ikut terlibat Menikmati di dalam lingkaran Korupsi ini," tegas Alian Arsil. (RIAN)

Posting Komentar

0 Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA