Ticker

6/recent/ticker-posts

LAKI Tuding Inspektorat Budek Tanggapi Laporan Dugaan Korupsi BUMDES Semuli jaya.

Lampung Utara – NUANSA POST.

Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI) menilai Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) Inspektorat Kabupaten Lampung utara terkesan Budek tanpa melakukan tindakan terhadap Dugaan terjadinya Tindak pidana Korupsi berupa MarkUp anggaran pada kegiatan Badan usaha milik Desa (Bumdes) Desa Semuli jaya Kecamatan Abung semuli Kabupaten Lampung utara. Meskipun Dugaan Tindak pidana korupsi yang ada pada pengelolaan Dana Bumdes tersebut, telah dilaporkan ke Inspektorat pada hari kamis tanggal 23/09/2021, oleh Lembaga Anti korupsi Indonesia, melalui Kordinator Daerah (Korda Lampung utara) dengan menyertai Dokumen Laporan Bukti terlampir, usai melakukan Kordinasi dan menerima arahan dari Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polres Lampung utara.

Atas dasar Laporan tersebut, Lembaga Anti Korupsi Indonesia, melalui Ketua umumnya Alian Arsil menggelar siaran perss bersama awak media dan menjelaskan kekecewaanya terhadap kinerja jajaran Inspektorat Kabupaten Lampung utara, jumat (29/10/2021). Dalam penjelasanya Ketua umum LAKI Alian Arsil mengatakan," Kami Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI), Sangat kecewa dan menyesal atas kinerja dari Jajaran Inspektorat Kabupaten Lampung utara, terkait Laporan kami, atas Dugaan Terjadinya Tindak Pidana Korupsi Berupa Mark Up anggaran pada kegiatan pengadaan satu unit Mesin Press dan pembangunan sarana Gedung Pengelolahan Karet, pada Badan usaha milik Desa (Bumdes) yang menggunakan anggaran Dana Desa (DD) Desa semuli jaya, yang hingga kini mangkrak," terang Alian Arsil.

Pasalnya, berdasarkan Fakta lapangan hasil temuan Investigasi yang dilakukan oleh Tim LAKI, Dari jumlah anggaran yang dikucurkan kepada Unit usaha Bumdes tersebut dengan Nilai mencapai Rp : 125.000.000, tetapi realisasi kegiatan yang ada hanya berupa Mesin press karet senilai Rp: 75.000.000, yang berupa Mesin Bekas (Second) dan dalam Kondisi rusak tak berfungsi, serta pembangunan Tempat usaha yang hanya berupa Bangunan berdinding setengah dan beratapkan Asbes, serta menggunakan bahan kayu Kelapa yang hingga kini kondisinya tak berfungsi," ujar Alian. "Untuk itu kami meminta kepada pihak Inspektorat selaku Aparat pengawasan Internal Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH) yang ada di Kabupaten Lampung utara, untuk segera melakukan Evaluasi dan mengaudit anggaran Dana Desa (DD) yang dikucurkan pada kegiatan tersebut, serta memeriksa para oknum Pengelola kegiatan unit usaha Bumdes, yang terindikasi telah melakukan upaya meraup keuntungan berlebih dan memperkaya diri sendiri maupun kelompok dengan cara melawan Hukum, agar dapat di tindak tegas menurut Hukum yang berlaku, jika terbukti bersalah," ketus Ketua umum LAKI. (RIAN)

Posting Komentar

0 Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA