Ticker

6/recent/ticker-posts

Bekerja di Ketinggian, Diapit 2 Kantor Dinas, Aneh..!! Pekerja Abaikan K3

 


Dumai, NUANSA POST

Pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan proyek infrastruktur perlu diperkuat. Hal ini guna meminimalisasir kecelakaan kerja (Laka).Seringnya penyebab  kasus laka bidang konstruksi akhir-akhir ini,  lantaran lemahnya pengawasan di lapangan.Hal itu tidak lepas dari sikap pekerja konstruksi sendiri yang acap menganggap remeh Standar Operation Prosedur (SOP).

Hampir semua kecelakaan kerja terjadi karena kelalaian. Entah itu karena pengawasan tidak dilakukan dengan baik, atau mungkin tidak mengikuti prosedur, karena sudah menganggap remeh atau menganggap biasa.

Ada kecenderungan mereka/pekerja malas menerapkan SOP tersebut. Padahal, SOP dibuat untuk dilaksanakan dan diterapkan.

Seperti, saat pembongkaran Workshop Dinas Lingkungan Hidup Dumai. Pantauan NUANSA POST di lokasi Rabu (22/09/2021), tampak pekerja yang melakukan pembongkaran tidak mengikuti SOP yang sudah jadi ketentuan Pemerintah. Mereka bekerja tanpa menggunakan alat pelindung diri (Safety), baik ikat pencantol, helm dan sarung tangan. Padahal pekerjaan sangat beresiko, dan tentu membahayakan buruh itu sendiri.

Ketika NUANSA POST melihat pekerjaan yang dilakukan tersebut cukup rumit, seperti memanjat ke atap bangunan Workshop, yang mencapai ketinggian ±5 meter, dengan santainya para pekerja berpindah dari satu posisi ke posisi lain, tanpa Safety Belt (Tali Keselamatan).

Terkait hal tersebut, keterangan Rahmat yang diketahui sebagai Pengawas Proyek Pembongkaran Workshop, dengan santai katakan "Kami sudah biasa melakukan pekerjaan seperti ini. Bukan kali ini. Saya tidak tau kalau peraturan di sini, pekerja harus memakai alat pelindung diri," cuek Rahmat.

Lanjut Rahmat, "Kami akan berusaha sebaik mungkin. Berkemungkinan besok akan kami persiapkan," tandas Rahmat, sembari mengajak para Wartawan minum kopi.Pantauan Jurnalis, Workshop (Bengkel) diapit di antara 2 Kantor Dinas. Satu Dinas Lingkungan Hidup, Pemilik Workshop, dan satunya lagi Dinas PUPR.

Permenaker No 09 tahun 2016, mewajibkan kepada Pengurus, untuk menerapkan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dalam bekerja di ketinggian.

Sejak pagi para pekerja bekerja,  hilir mudik kedua pegawai Kedinasan melewati lokasi, tak satupun yang menegur atau mengingatkan. Sangat ironis...!!(RHS)


Posting Komentar

0 Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA