Ticker

6/recent/ticker-posts

Manfaatkan BSN, Kadin Zulfan Ismaini dan Walikota H. Paisal, SKM., MARS., Undang Pelaku IKM


Dumai-NUANSA POST

Bertempat di Gedung Sri Bunga Tanjung (Pendopo) Jln. Putri Tujuh no 56 Kecamatan Dumai Timur Kota Dumai, Walikota Dumai H. Paisal, SKM., MARS., adakan pertemuan dengan Kadin Kota Dumai Pimpinan Zulfan Ismaini, Kamis (22/07/2021) pagi.Pertemuan di ikuti perwakilan Pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Sebelum mulai, Anggota DPR-RI, H. Ir. Arsyadjuliandi Rachman didampingi Ketua Kadin Dumai Zulfan Ismaini dan Wakil Ketua Kadin Riau Bid. Perdagangan diterima oleh Asisten 1 Wako Dumai bersama Kadis Perindag Kota Dumai, menjelang acara Kegiatan Sosialisasi "Optimalisasi Peran Pemda dalam meningkatkan Daya Saing IKM dengan Memanfaatkan keberadaan BSN di Riau" di ruang VIP Balai Sri Bunga Tanjung Kota Dumai.

Sosialisasi tuk menekankan kepada para Pelaku Usaha betapa pentingnya para Pelaku IKM memanfaatkan Badan Standarisasi Nasional (BSN).

Sambutan Ketua Kadin Dumai Zulfan Ismaini "Pertemuan ini diinisiasi Mantan Ketua Kadin Provinsi Riau Ir. H. Arsyadjuliandi Rachman, M.B.A."Kami harapkan Sosialisasi pagi ini bisa di manfaatkan para Pelaku IKM," tambah Zulhan.

Selanjutnya Walikota Dumai H. Paisal, SKM., MARS., diwakili Asisten 1 Yusrizal, S.Sos., M.M., berkata "Keberadaan Kadin sangat berarti bagi pemerintah Dumai. Oleh sebab itu sinergi kedepan perlu semakin ditingkatkan, dalam rangka mengembangkan kapasitas dan daya saing pengusaha lokal khususnya IKM/ UKM".


Yusrizal sampaikan keberadaan Kadin sangat diperlukan Pemko demi pembangunan Kota Dumai.

Dalam sambutan Mantan Ketua Kadin Provinsi Riau Ir. H. Arsyadjuliandi Rachman, M.B.A., yang saat ini duduk di Senayan berucap "Menjadi tugas saya sebagai anggota DPR RI di Komisi II untuk menginisasi dan mendorong optimalisasi peran Pemda sehingga mampu bersinergi dengan multi stakeholder khususnya dengan Kadin dalam rangka  mengembangkan potensi daerah".

Kepala BSN Riau Juanda Reputra dalam paparannya menerangkan "Sinergi BSN dan Pemda Dumai dalam meningkatkan daya saing daerah".

Juanda pertama kali paparkan dasar hukum keberadaan BSN. Diterangkan beliau, keberadaan BSN berdasarkan UU Nomor 29 Tahun 2014, tentang Standarisasi dan Penilaian Kesesuaian.

UU tersebut di sahkan 17 September 2014 di Jakarta melalui Lembaran Negara RI Tahun 2014 Nomor 216, tambahan Lembaran Negara RI Nomor 5584.

Lebih lanjut diterangkan persyaratan sertifikasi dan sinergi BSN dengan Pelaku IKM."Informasi tambahan, di Sumatera keberadaan BSN hanya di Riau dan Sumatera Selatan. BSN masuk ke Riau atas inisiatif Gubernur Riau saat itu Ir. H. Arsyadjuliandi Rachman, M.B.A.," ujar Juanda.

"Karena BSN di biayai APBN, kami membayar biaya pengurusan sertifikasi Pelaku IKM," lagi Juanda, disambut tepuk tangan peserta.

Sesi tanya jawab jadi bagian dalam paparan Juanda kepada peserta.

Tampak hadir Plt. Kadis DPMPTSP H. Zulkarnaen, SH., MH., dan Plt. Kadis Perdagangan Sapranef Samsir di tengah acara.

Pertemuan berlangsung dengan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan Anti Covid-19.(RHS)

 

Posting Komentar

0 Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA