Ticker

6/recent/ticker-posts

Kepala MTs Battsuddin Kadur Klarifikasi Pemberitaan Terkait Rekening Bantuan KIP dan Dugaan Pemotongan


Bengkalis NUNSA POST

Kepala sekolah MTs Battsuddin Kadur di Kecamatan Rupat Utara   Jefri. S,Pd. membantah keras kalau dirinya dituding oleh salah satu oknum orang tua murid,sehingga    sempat menyita perhatian public akibat pemberitaan  di sejumlah  portal media online.  Hal itu   bersumber  dari salah seorang dari  oknum wali murid  yang diduga pernah menemui atau ditemui   wartawan beberapa hari lalu.  Bahkan dugaan oknum juga menjadi sumber dari pemberitaan yaitu,  berita terhadap dirinya (JF) terkait judul ”Diduga Salah Satu Sekolah  MTs di Pulau Rupat Sunat Bantuan dan Ganda Rekening Bank KIP Siswa”. Berita tersebut membuat diri sempat menyita perhatian publik beberapa hari ini. Yang diterbitkan oleh media massa nuansapost.net

Jefri  menyayangkan hal itu,sehingga membuat dirinya terpaksa mengundang sejumlah orang tua  murid dan para media ( wartawan), babinkantidmas ,kepala desa diwakili. BPD desa kadur   “Kami mengundangawak media untuk mengklarifikasi  supaya jelas terang   terkait sejumlah berita yang sempat mencuat,   atas pemberitaan  pada hari Kamis, 27 Mei, 2021”ujarnya

            Pada klarifikasi tersebut, Jefri kepada sejumlah awak media dan juga para orang tua murid sekolah MTs Battsudin Kadur , babinkantidmas, yang ditujukan ke awak media NUANSA POST terkait pemberitaan  sebanyak 33 siswa penerima bantuan program Indonesia pintar (PIP).  “Saya ingin mengklarifikasikan berita tersebut ,karena diduga kalau oknum orang tua murid yang diduga sumber dari berita itu  memahami arti dan maksud dari apa yang pihak kami terkait bantuan PIP,” paparkan


            Jefri menambahkan, “Tidak pernah ada menggandakan rekening siswa atau menyunat bantuan siswa, cuman biaya penarikan di BNI Dumai .Kami saat itu, mengajak musyawarah walimurid  untuk biaya penarikan di Dumai. Karena kalau wali murid pergi ke Dumai butuhkan biaya besar, sebalik  kalau pihak sekolah hanya Rp. 25.000 .Saat itu wali murid menjawab, sudah lah pak itu tidak cukup kami iklaskan Rp. 50 ribu, karena itu jauh menyeberang ke Dumai , karena bank  BNI itu tidak ada di Rupat hanya di Dumai  

            Kepala MTs   Battsuddin Jepri,SPd membantah keras pemberitaan tersebut dan menjelaskan lagi.” Sesuai data yang tercatat sebanyak 33 siswa MTs Kadur yang menerima bantuan dari program Indonesia pintar.  Adapun rekening bank BNI siswa itu sudah ditentukan dari pusat.  bukan kebijakan dari sekolah  MTs Battsuddin .Sekali lagi saya tegaskan,    kalau kebijakan pembuatan rekening bank itu bukan dari pihak sekolah.tetapi sudah  ditentukan dari pusat bank pencairan yaitu di BNI Kota Dumai,dimana nama murid penerima tertera link BNI. Semua itu langsung dari Kementerian Agama, sehingga saya pribadi  tidak tahu apa apa,”paparnya

            Dengan adanya kekeliruan dalam pemberitaan tersebut, M Syopri awak media NUANSA POST telah memberikan hak jawab kepada Kepala MTs   Battsuddin Kadur, bahwa pemberitaan tersebut  dinilai kurang tepat terutama kaitannya dengan pencairan KIP melalui bank BNI Kota Dumai. Dia juga meminta maaf, karena ketidaktahuan  adanya surat edaran dari Kemenag bahwa pecairan KIP untuk MTs melalui BNI Kota Dumai, tidak bisa dialihkan ke BRI Rupat. (RED)***

 

Posting Komentar

0 Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA