Ticker

6/recent/ticker-posts

Bank BRI dan Pemerintah Desa Jatihurip Kembangkan Edu Wisata Kampung ikan Jatihurip, Cisayong

Kab. Tasik, NUANSA POST.

Ketua Kelompok Edu Wisata Kampoeng Ikan Jatihurip Dadang Mursid, S.Pd. sekaligus sebagai kepala Desa Jatihurip mengatakan, bahwa Edu Wisata Kampoeng Ikan Jatihurip, disini lokasi P2WKSS mewakili kabupaten Tasikmalaya untuk ikut kontestan di tingkat provinsi jawa barat. Dadang Mursid, S.Pd. Kades Jatihurip menambahkan mengenai lahan Edu wisata Kampoeng Ikan Jatihurip bekerja sama dengan masyarakat desa jatihurip, jadi lahan masyarakat yang tidak produktif akan dijadikan menjadi lahan produktif, dan tentunya akan dimanpaatkan untuk kolam sistim bioflok, sistem palawija atau sistim tumbuhan Hidroponik terangnya.

Untuk pembangunan Gapura, mesin pakan ikan dan kolan Bioflok termasuk pelatihan-pelatihan bagai mana cara pengolahan pakan ikan yang baik, dan bagai mana cara mengolah makanan dari jenis Ikan, semua itu bantuan dari pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI), paparnya. Dadang Mursid menjelaskan Edu wisata Kampoeng ikan Jatihurip tersebut setiap minggunya dihadiri oleh Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan KP – BRSDM KKP, Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM, peneliti dan staf Balai Riset Pemuliaan Ikan, peneliti dan staf Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar dan Penyuluhan Perikanan, dosen dan mahasiswa Politeknik Kelautan dan Perikanan Tasikmalaya Kepala Bappeda KabupatenTasikmalaya Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya Kepala Dinas Pangan Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya,dan para pembudidaya ikan, serta para penyuluh perikanan.

Disetiap minggunya Rangkaian acara terdiri atas sambutan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tasikmalaya, sambutan Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan, sambutan kepala Balai Riset Pemuliaan Ikan, dan   Kementerian Koperasi dan UKM  Kabupaten Tasikmalaya, Kepala desa Jatihurip Dadang Mursid, S.Pd. mengatakan bahwa adanya Edu wisata Kampoeng ikan Jatihurip menunjukkan bahwa Desa Jatihurip bukan hanya Desa industri, tetapi juga memiliki potensi perikanan budidaya dengan penghasilan yang cukup besar, katanya.

Keberadaan Edu wisata Kampoeng ikan Jatihurip ini juga diharapkan bisa mengubah pola pikir masyarakat bahwa bekerja bukan hanya di pabrik. Banyak peluang untuk menciptakan penghasilan dan menggerakkan perekonomian jika memang mau dan memiliki kemampuan, tegasnya. “Potensi pembudidayaan ikan ikan ini juga besar sekali. Kelompok-kelompok pembudidaya kita beri motivasi dan penyuluhan agar produksi bisa meningkat,” ujarnya.

Kades mengatakan, Desa Jatihurip memiliki kekayaan alam yang luar biasa, dan dapat membantu percepatan pemulihan ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini. Jatihurip memiliki pertanian yang kuat, hasil laut yang baik, dan produk UMKM dari hasil alam yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, tuturnya. Kades Jatihurip pun menyambut baik dan mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pusat Riset Perikanan melalui salah satu UPT-nya, yaitu BRPI yang telah memberikan semangat dan motivasi kepada kelompok pembudidaya ikan (pokdakan) di Tasikmalaya.

Ia juga mengatakan bahwa didirikannya Edu wisata Kampoeng ikan Jatihurip didasarkan atas nota kesepahaman antara Bang Rakyat Indonesia (BRI) Balai Riset Pemuliaan Ikan – Pusat Riset Perikanan dan Dinas Perikanan Kabupaten Tasikmalaya untuk riset pengembangan ikan di Edu Wisata Kampoeng ikan Jatihurip katanya. Menurut Kades alasan dipilihnya Desa Jatihurip untuk lokasi binaan P2WKSS, yang sekaligus Mewakili kabupaten Tasikmalaya karena beberapa pertimbangan, salahsatunya pengembangan budi daya ikan Mas dan ikan Nila dapat menghasilkan keuntungan yang sangat besar terangnya. Dijelaskan Dadang Mursid, S.Pd., Desa Jatihurip sebagai desa pendukung pembudidaya sudah memiliki sertifikat baik. Total di Kecamatan Cisayong terdapat sangat banyak pembubidaya, sehingga menjadikan Jatihurip Cisayong sebagai desa, kecamatan dengan jumlah pembubidaya Nila dan ikan Mas terbanyak di Kabupaten Tasikmalaya,Pungkasnya. (J.Rohani)*

Posting Komentar

0 Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA