Ticker

6/recent/ticker-posts

Pukul Meja Dengan Keras , Nurul Amin Diduga Ancam Karyawan PHK dan Belum Bayar THR Keagamaan 1442 Hijriah


Dumai - NUANSA POST

Nurul Amin Direktur BUMD PT. Pelabuhan Dumai Berseri peride 2017-2021 di uber/di kejar kejar oleh karyawan nya karena hingga Senin 10 Mei 2021 belum membayar penuh satu bulan THR karyawan- karyawatinya.

Karyawan yang belum mendapati janji dari Nurul Amin tersebut sudah menanti kabar pembayaran THR dari sekitar pukul 09:00 wib dan pada sekitar pukul 13:30 wib mendatangi kantor kotrakkan BUMD PT. Pelabuhan Dumai Berseri di lahan konsesi Kelurahan Bukit Batrem Jalan Soekarno-Hatta.

Diketahui bahwa Nurul Amin tanpa diskusi dan secara sepihak telah mengangkangi surat edaran Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia dengan melanggar ketentuan dan ketetapan dalam membayar uang THR kepada karyawan-karyawatinya.

Pada Jumat 07 Mei 2021 dengan tanpa surat resmi pemberitahuan pembayaran THR, bahkan tidak semua karyawan tahu jika  Nurul Amin membayar THR hanya separuh gaji. Kemudian Nurul Amin berjanji akan membayar sisa penuh THR satu bulan gaji pada Senin 10 Mei 2021.

Karyawan yang mempertanyakan THR kepada Bidang HRD menyebutkan kembali, bahwa THR satu bulan gaji akan dibayar pada pukul 14:00 wib.

Melewati berikutnya pada sekitar pukul 15:15 wib kehadiran Nurul Amin yang mendatangi Kantor BUMD PDB, dua karyawan langsung berdialog dengan Nurul Amin di lantai 2.

Alih-alih  terdengar Nurul Amin memukul meja dengan keras hingga terdengar oleh karyawan BUMD PT. Pelabuhan Dumai Berseri lain nya di lantai dasar. Bukan nya malah menepati janji membayar THR satu bulan gaji  (red : pembayaran THR yang dilakukan Nurul Amin sudah melanggar ketentuan dan pedoman dari Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja, karena banyak karyawan BUMD PDB yang sudah bekerja antara dua tahun hingga 17 tahun), bahkan diduga Nurul Amin telah mengucapkan kata akan meng PHK karyawan-karyawannya di akhir masa jabatannya.

Apa yang di ucapkan Nurul Amin semakin melukai hari karyawannya. Padahal BUMD PT. Pelabuhan Dumai Berseri bukan perusahaan milik pribadi Nurul Amin tapi hanya jabatan direktur selama 4 tahun di percayakan oleh Pemerintah Kota Dumai sebagai pemilik BUMD PDB.

Lalu beberapa karyawan yang masih sesen pun belum mendapat THR terlihat menguber Nurul Amin karena tidak memberikan penjelasan terkait ucapan akan membayar THR satu bulan gaji. Sambil mau bergegas akan meninggalkan Kantor BUMD PDB yang dikontrak pertahun Rp.75 juta itu, Tim media se7mpat melakukan konfirmasi kepada Nurul Amin yang berperawakan dikenal rambut bagian depan plontos dimakan usia.

Tim media kembali menyebutkan tentang pembayaran THR oleh Nurul Amin  terhadap karyawannya yang sudah mengangangi surat edaran Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia.

" Penghasilan kami banyak berkurang " kata Nurul  Amin. Lalu karyawan menyebutkkan mengapa karyawan tidak diajak diskusi maupun perihal pembayan THR yang harusnya di sampaikan kepada Disnaker Dumai sesuai ketentuan. Karena tidak ada penjelasan dari Nurul Amin, maka semua menjadi terlambat." Saya akan bayar THR nya hari ini," kata Nurul Amin ketika karyawan BUMD PDB memastikan kepada Nurul Amin tentang pembayaran THR mereka di depan tim media.

Karyawan PDB hingga pukul 17:00 wib masih menunggu  Nurul Amin yang tidak juga kunjung datang ke kantor BUMD PDB. Bahkan pada sekitar pukul 15:15 wib sebelumnya satu persatu management BUMD PDB.

Hingga pukul 18:40 wib Senin 10 Mei 2021 ketika tim media kembali melakukan konfirmasi via celuler ke karyawan BUMD PDB, di sebutkan karyawan bahwa tidak ada konfirmasi dari Nurul  Amin akan membayar tunjangan hari raya (THR) seperti yang di sebutkan Nurul Amin.

(TIM/RLS).

 

 

 

Posting Komentar

0 Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA