Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Wakil Menteri ATR Bertemu Bupati Pangandaran


Pangandaran.NUANSA POST

Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati Pangandaran H. Ujang Endin Indrawan menerima kunjungan Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) / Badan Pertanahan Nasional (BPN) Republik Indonesia Dr. Surya Tjandra, S.H. L.LM. Rabu, 28/4/2021 bertempat di Pendopo Kantor Bupati Pangandaran.

            Hadir pada kesempatan itu Direktorat Jenderal Penataan Ruang dan Pertanahan Nasional, Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran Drs. H. Kusdiana., M.M, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pangandaran, dan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra.

            Bupati Pangandaran mengatakan melalui kunjungan kerja Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia saat ini merupakan momentum sangat penting untuk memberikan solusi kepada Pemerintah Daerah dalam upaya menyelesaikan berbagai permasalahan pertanahan yang ada di Kabupaten Pangandaran.

“Banyak persoalan pertanahan yang kadang-kadang karena kondisi dan situasi, komunikasi kita ke Kanwil dan ke kantor pusat menjadi terkendala. Tentu yang luar biasa kali ini adalah beliau tentu orang yang sangat berkompeten untuk persoalan-persoalan yang ada di kita, terutama persoalan pertanahan di Kabupaten Pangandaran”, ucapnya.

Lanjutnnya melalui kegiatan ini bisa menjawab permasalahan agraria di Kabupaten Pangandaran. “Pola yang sedang kita cari yaitu bagaimana masyarakat dan perhutani berdampingan, saling menjaga, hutannya dijaga, sawahnya digarap oleh masyarakat. Saya berharap, hadirnya Pak Wamen datang ke sini bisa memberikan solusi”, pungkasnya.

            Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri ATR/BPN RI menuturkan bahwa perlu paham tata ruang serta manfaat dalam pembangunan. “Dalam praktek kita harus ada sinergi khususnya di daerah selatan jawa ini yang terkenal rawan bencana, perlu paham tata ruang serta manfaat dalam pembangunan. Selain itu, kita ada Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA)", ucapnya.

 Lanjut Wamen, untuk pembangunan di Kabupaten Pangandaran harus menggunakan strategi dan mitigasi bencana yang kuat karena potensi rawan bencana juga besar.

“Kabupaten Pangandaran membutuhkan pemahaman tata ruang yang baik karena potensi rawan bencana juga besar, boleh dibangun tapi terbatas, harus menggunakan strategi dan mitigasi bencananya harus kuat. Kita dari ATR/ BPN itu kerja lebih pro aktif dan kita kombinasikan antara perencanaan sampai nanti pemberian hak, pemberian hak ini akan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dengan itulah ekonomi akan bergerak”, tuturnya. (SUNAR/ KOMINFO)***

 

Posting Komentar

0 Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA