Ticker

6/recent/ticker-posts

Pembagian BST Kemensos di Desa Amandraya Diduga Banyak Kejanggalan


Kabupaten Nias Selatan, NUANSA POST.

Pembagian dana BST melalui Pos Indonesia di Desa Amandraya Kecamatan Ulususua Kab Nias Selatan  pada hari Senin tanggal 19/4/2021 diduga kuat banyak kejangkalan, sehingga dikeluhkan masyarakat. Kepala Desa Amandraya saat ini dijabat Yaatule Giawa dan penerima BST di desa  ini tercatat sebanyak 77 KK

Informasi dari masyarakat melalui ponsel  bahwa rasa kecewa karena di masyarakat menerima BST bervariasi ada yang menerima Rp 1.200.000, ada yang Rp 600.000 itupun di potong lagi seratus Rp 150.000 berarti tinggal Rp 450.000.”Ada pemotongan dana BST yang dilakukan Pemdes Amandraya “ungkap salah seorang warga Dusun 3

            Bahkan ada salah satu penerima atas nama Reka Pauwe sama sekali tidak dikasih dengan ahli waris atas nama Muhammad Syopri , yang alasannya tidak jelas. Muhammad Syopri sempat mempertanyakan hal ini kepada Kepala Desa Yaatule Giawa melalui sambungan ponsel, kenapa BST atas nama Reka Pauwe tidak bisa dicairkan oleh dirinya selaku ahli waris yang telah dikuasakan kepada Sofuzidulu untuk pengambilannya. “Pembagian tahap sebelumnya tidak ada masalah, kenapa pembagian sekarang justru tidak bisa dicairkan?” ujarnya

            Dia menjelaskan kepada Kades Amandraya, bahwa BST yang diterima Reka Pauwe itu bukan bantuan Covid 19 dari Dana Desa atau ADD, sehingga BST dari Kemensos untuk Reka Pauwe ,  sesuai dengan aturan pusat atau kementerian sosial tidak boleh dipotong atau dipindahkan kepada orang lain terkecuali ahli waris yang mempunyai dokumen yang sah Reka Pauwe. “Itu yang saya pertanyakan ke Kades Amandraya dan dia menutup ponsel saat dijelaskan hal itu dengan nada kurang bersahabat,” pungkasnya. (MS)***

 

 

Posting Komentar

0 Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA