Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Para Dokter Poli di Mediasi Komisi 3 DPRD , Manajemen RSUD Kota Dumai Adakan Rapat


Dumai - NUANSA POST

Sekalipun aksi mogok Pelayanan Kesehatan Publik yang di lakukan sejumlah dokter Poli dan tenaga Keperawatan RSUD Kota Dumai Selasa (20/04/2021) kemarin sudah berakhir, Komisi 3 DPRD Kota Dumai melakukan rapat mediasi dengan kedua belah pihak, Direktur RSUD dr. Ridhonaldi beserta Manajemen dan pihak Keperawatan dan Medis, Rabu (21/04/2021).

Bertempat di aula lantai 2 gedung kantor RSUD, semua pihak duduk satu meja bicarakan akar masalah dan solusi, mogok kerja selama 3 jam yang terjadi kemarin.Kronologi bermula, ketika kemarin nya (20/04), suasana mogok hanya berlangsung selama 3 jam, namun sempat ribut dan gaduh.


Kegaduhan terjadi karena seorang keluarga pasien (Tumbur Hutagalung) kecewa dan mengamuk bahkan sampai melemparkan sandal kepada petugas, karena keluarga beliau tidak di layani, padahal sudah masuk masa persalinan.

Kembali ke rapat; dalam rapat yang juga di hadiri Plt. Kadis Kesehatan dr. Syaiful, MKM dan  Kapolres AKBP Andri Ananta Yudhistira, SIK, M.H di dapat kesepakatan, Pelayanan Kesehatan Publik akan kembali seperti semula."Alhamdulilah.. semua sepakat tenaga medis kembali bekerja seperti semula," ungkap Direktur RSUD dr. Ridhonaldi, di konfirmasi usai rapat.

"Semua Poli, besok Kamis (22/04) akan kembali melayani masyarakat," dr. Ridhonaldi.

Tapi sayang, Pihak Komite Keperawatan dan Medis tak tampak usai rapat (Rapat tertutup, jurnalis tidak bisa masuk).

Menimbulkan pertanyaan, apakah rapat berlangsung tanpa kehadiran pihak Komite Keperawatan dan Medis...??


Dicecar tanggapan Direktur tentang Statement salah satu Staff yang mengatakan, bahwa sumber masalah penyebab terjadinya aksi mogok, karena adanya intervensi Oknum LSM dan Wartawan kepada tenaga Keperawatan dan Medis, di jawab  Ridhonaldi; "Memang pernah ada kejadian, keluarga pasien seorang Oknum LSM mengamuk, dan berakibat terganggunya dokter dan perawat bekerja," lugas Ridho.

Dia jelaskan, sebenarnya si Oknum tersebut jelas-jelas salah, karena ia masuk ke ruang Perawatan, padahal sebenarnya aturannya tidak boleh, karena alasan Pandemi Covid-19.

Terkait adanya Surat Mosi Tidak Percaya dari Komite Keperawatan dan Komite Medis terhadap Kepemimpinan Direktur dr. Ridhonaldi tanggal 16/04 yang di tujukan kepada Walikota Dumai H. Paisal, SKM, MARS, di jawab;" Saya tidak tahu tentang surat tersebut," jawab beliau.

Data di dapat tim Jurnalis , adanya selebaran foto surat Mosi Tidak Percaya di Medsos, di tandatangani Ketua Komite Keperawatan Ns. Rika Widyana, M.Kep dan Ketua Komite Medis dr. Indrawan, Sp.B dengan stempel basah, di tujukan kepada Walikota Dumai.

Dalam isi surat, dijelaskan 3 alasan Mosi Tidak Percaya :1. Tenaga Medis dan Perawat tidak mendapatkan perlindungan keamanan dalam bekerja 2. Sarana dan Prasarana RSUD yang belum mendukung dan 3. Buruknya Komunikasi Manajemen dalam penyelesaian masalah

Surat ditembuskan ke Wawako H. Amris, S.Sy, Ketua DPRD Agus Purwanto, ST dan Plt Kadis Kesehatan dr. Syaiful, MKM.


Ketika Ridhonaldi di cecar pertanyaan, pernahkah persoalan  ketidaknyamanan petugas Medis dan Perawat dalam bekerja di dudukkan satu meja sebelum sampai ke pihak eksternal, dr. Ridhonaldi jawab mengambang alias tidak ada jawaban terarah."Tergantung isi suratnya," bias Ridhonaldi.

NUANSA POST coba hubungi Ns. Rika Widyana, M.Kep di WA 08211229XXXX, untuk informasi berimbang, terkait Surat tersebut, beliau membenarkan, dan menjawab;"Surat ini, sebagai bentuk kekecewaan kami terhadap Direktur dan Manajemen.  Sebelumnya kami sudah menyampaikan kepada Direktur dan Manajemen, bahwa kami meminta perlindungan dan kenyamanan dalam bekerja. Semenjak masalah sebelumnya, yang ada hanya lah kesan intimidasi dari keluarga pasien. Harapannya kami, mendapatkan perlindungan dan sistem keamanan di RSUD bisa lebih baik. Surat ini sudah dari tgl 16/04/2021 kami sampaikan, dengan harapan sebelum tgl 20 kami diajak berdiskusi, tapi ternyata tidak ada...," chat Rika Widyana pada Jurnalis.(RH)****

 

Posting Komentar

0 Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA