Ticker

6/recent/ticker-posts

Klarifikasi dan Permintaan Maaf Mengenai Perseteruan Indrawadi dan Ismail SH Ketua APPSI Kota Dumai


Dumai-NUANSA POST

Sebelum nya permasalah pencemaran nama baik yang di lakukan indrawadi kepada Ismail Sh ketua asosiasi pedagang pasar seluruh indonesia (APPSI) maupun sebagai Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kel. Teluk Binjai kota dumai , awal mula nya  di media sosial berlanjut ke WA group RT.05 mengenai cuitan yang menyinggung secara personal terhadap Ismail ,SH

Sudah banyak proses menuju perdamaian oleh tokoh masyarakat setempat  , tetap masih jauh dalam kata perdamaian Setelah lama berseteru, akhirnya berdamai.

Keegoisan Indrawadi mengendor ketika Ismail membuat Laporan Polisi (LP) di Polres Dumai, dengan no: TBL/67/III/2021/RIAU/RES DUMAI, tanggal 17 Maret 2021.

Merasa menyesal, akhirnya Indrawadi dengan tulus dan ikhlas meminta maaf, kepada Ismail sebagai pribadi dan Ketua APPSI kota Dumai, di hadapan keluarga, warga, RT. 05, pengurus APPSI kota Dumai, pengurus LPMK, Pengacara dari Ismail, Mistiwa, SH dan awak media sebagai Media Informasi Publik, sebagai salah satu butir persyaratan perdamaian.

Pada  jum'at malam (09/04/2021) ada titik terang nya , indrawadi bersedia klarifikasi dan meminta maaf atas perseteruan yang terjadi antara diri nya dan Ismail,SH

Pertemun di lakukan di masjid Nuruddin gg tapiannauli no.8 kel.teluk binjai kec.Dumai timur kota Dumai sesudah shalat isya tepatnya pukul 20.30 WIB.

Surat Kesepakatan Perdamaian" di tandatangani, pihak pertama Ismail, SH, pihak kedua Indrawadi, saksi pihak kedua H. Sudirman, saksi pihak pertama H. Yusri dan diketahui RT. 05 Marneli serta di stempel basah.

"Dengan ini, saya Indrawadi mengaku salah dan menyesal telah melakukan perbuatan yang mencoreng nama baik saudara Ismail," ungkap Indrawadi, dengan sangat menyesal.

"Sedari awal saya sebenarnya sudah memaafkan dan menganggap persoalan ini selesai. Tuhan saja memaafkan Umatnya, tentu saya pun demikian," jawab Ismail.

Pengacara Mistiwa, SH berkata "Dari awal menerima kasus, saya sudah saran kan agar upaya damai di kedepankan. Supremasi hukum tidak mengharuskan seseorang di pidana," tegas Pengacara yang berkantor di Kec. Dumai Barat ini.

Perdamaian di tutup dengan kedua belah pihak bersalaman sambil berangkulan, di lanjutkan dengan berfoto bersama.(RH)

 

Posting Komentar

0 Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA