Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Wakil Bupati Pangandaran Coffe Morning Bersama Tagana Indonesia


Pangandaran,NUANSA POST  

Sistem penanggulangan bencana dikatakan Wakil Bupati Pangandaran H.Ujang Endin menitikberatkan pada peran masyarakat. Menurutnya, edukasi kepada masyarakat menjadi perlu untuk memperkenalkan mereka pada gejala alam sehingga mereka bisa bersahabat dengan lingkungan tempat tinggalnya. Hal ini penting mengingat sebagian besar wilayah Indonesia khususnya Pangandaran rawan terhadap bencana mulai dari banjir, tanah longsor, gempa bumi, sampai tsunami.

“Masyarakat harus diedukasi sejak dini bagaimana memahami bahaya dan sinyal akan terjadinya bencana baik bencana alam atau bencana sosial. Setidaknya, mereka sudah bisa melakukan deteksi dini sehingga bisa menyelamatkan diri sendiri,”ujar H Ujang Endin

Pemerintahan Pangandaran terus memperkuat mitigasi bencana berbasis masyarakat melalui Tagana dan Kampung Siaga Bencana. “Mereka bertugas memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai tanda-tanda bencana dan bagaimana cara menyelamatkan diri serta melakukan evakuasi. Mereka juga menjadi garda terdepan dalam menolong masyarakat,”

Dalam UU No. 24 Tahun 2007 Bab I Pasal 1 nomor 9, adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik, maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana.

Meski demikian, pemerintah terus melakukan penyempurnaan dukungan penanggulangan bencana dengan melakukan revisi terhadap UU Kebencanaan yang melibatkan banyak pihak. “Hal ini penting untuk memberikan perbaikan dalam penanganan kebencanaan,” terang wakil bupati pangadaran di acara coffe morning bersama Tagana Indonesia yang bertempat di rumah makan minasari Pangandaran ... “(SUNAR)***

 

Posting Komentar

0 Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA