Ticker

6/recent/ticker-posts

Terima Penghargaan Dari KSOP Kelas II Tanjung Buton, Capt Sunyoto "Ini Kerjasama Semua Awak KMP Swarna Putri'

BENGKALIS, NUANSA POST.

Atas kinerjanya yang baik serta memenuhi kriteria penilaian, maka seorang Capt Sunyoto, nakhoda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Swarna Putri menerima penghargaan dari Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjung Buton. Penyerahan penghargaan digelar pada pagi tadi Rabu, 3 Januari 2021 bertempat di Kantor KSOP Kelas II Tanjung Buton dalam satu upacara resmi.

Sunyoto dinilai oleh tim penilai yang bekerja secara diam-diam dan memenuhi 5 kriteria penilaian sebagai nakhoda yang mampu menggerakkan dan mendelegasikan tugas kepada crew kapal sesuai dengan tugas bidang jabatan, mampu melaksanakan fungsi kontrol dan pengawasan dengan baik. Sunyoto juga melaksanakan perawatan kapal sesuai dengan regulasi, memiliki dedikasi dan tanggungjawab terhadap keselamatan dan kenyamanan penumpang. Selanjutnya, memiliki kepedulian terhadap kebersihan dan keindahan estetika ruang kapal.

"Kembali kami mengaturkan terimakasih kepada pengguna jasa penyebrangan Bengkalis-Pakning atas kerjasamanya dalam menjaga fasilitas dan kebersihan diatas KMP.Swarna putri. Tampa kerjasama anda, kami disini tiada berarti apa-apa. Untuk semua Crew semoga sehat selalu, SAFETY FIRST. Dirgahayu KPLP, terimakasih atas penghargaan yg di percayakan kepada kami," tulis Sunyoto di akun facebooknya, Rabu, (3/2/2021) sekitar pukul 14.00 WIB yang mendapatkan 161 like dan 53 komentar.

"Selamt kanda" tulis Faisal Rezpektor pukul 21.36 WIB. "Di hari ulang tahun KPLP, Alhamdulillah kembali kami diberi penghargaan," chatnya kepada potretnews.com, di hari yang sama pukul 14.52 WIB yang juga memberikan informasi bahwa hari jadi KSOP sebenarnya jatuh pada 1 Februari semalam.

Sebelumnya, Capt Sunyoto pernah menerima penghargaan dari KSOP Kelas II Tanjung Buton tetapi diberikan kepada PT Jembatan Nusantara, perusahaan tempat dirinya bekerja. "Kita di kapal tidak tahu ada tim penilai, yo karena kita sudah biaso (melayani masyarakat dengan baik,red) meskipun tidak ado penilaian. Ini bukan penghargaan pribadi walaupun di (piagam) tertulis namo sayo tapi ini suatu bentuk kerjasama semuo kru kapal sayo berperan di situ. Jadi, penghargaan ini didapat dari kerjasama semua kawan-kawan di kapal, perwira deck, mesin maupun lainnyo samo semuonyo," kata Capt Sunyoto melalui sambungan telepon saat Isya malam tadi.

"Terima kasih kepada Pak KSOP kareno dalam diam dio memantau ruponyo. Kami jadi termotivasi agar kedepannyo bisa berbuat lebih baik lagi untuk masyarakat Kabupaten Bengkalis, Riau pado umumnyo," ucapnya. Melalui media ini, Capt Sunyoto berharap kepada pihak-pihak terkait agar saat sekarang cuaca kurang baik, memperhatikan keadaan empat dermaga baik di Bengkalis maupun di Pakning. Diantara kerusakan adalah lampu penerang di ujung dermaga 1 Bengkalis yang tiangnya condong sehingga menyoroti dan menyilaukan mata nakhoda. Begitu juga dermaga 1 Pakning, satu pun tidak ada lampu penerangannya. "Percuma kito mengemudikan kapal sebaik mungkin kalau pelabuhannyo tidak memadai untuk bersandarnya kapal sehingga membahayokan bagi masyarakat atau pengguna jasa Ro-Ro di Bengkalis dan Pakning.  Lampu-lampu kan banyak yang mati, kalau cuaca buruk tidak bisa untuk disandari. Rata-rata semuo lampu di dermaga bermasalah, baik Pakning maupun Bengkalis. Kita dah lapor, Alhamdulillah sampai saat ini belum ado tanggapan dengan alasan bupati kito belum dilantik alasan yang sering terucap dari pejabat terkait," bebernya.

Capt Sunyoto kelahiran Selenseng, 19 Mei 1977 sekitar 6 bulan dahulunya menjadi Mualim III di Roro Dumai - Batu Panjang. Lalu pada September 2017 mulai menjadi nakhoda Roro KMP Swarna Putri Pakning - Bengkalis karena ijazah almarhum Capt Karim tidak memadai lagi sehingga Capt Sunyoto menggantikan posisi ini. "Kami mengucapkan terima kasih kepado masyarakat umumnyo Kabupaten Bengkalis yang telah sudi naik kapal kami dan mendengar himbauan-himbauan kami untuk menjaga kebersihan dan segala fasilitas yang ado di kapal sehingga menjadi nyaman dan bersih. Tak lupo jugo terima kasih kepada pejabat-pejabat terkait telah bekerjasama dengan baik. Mudah-mudahan kedepannyo kita dapat bekerjasama sehingga pelabuhan tadi nyaman untuk disandari," harap Capt Sunyoto ayah dari sepasang anak yang sekarang nyantri di Pondok Modern Nurul Hidayah (PMNH) Bantan mengakhiri wawancara. Selain Capt Sunyoto, KSOP Kelas II Tanjung Buton juga memberikan penghargaan kepada Capt Felix, nakhoda KMP Persada Nusantara. (AMIRUDDIN)

Posting Komentar

0 Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA