Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Pemkab Tubaba Melalui Dinas Peternakan Sukses Meningkatkan Populasi Ternak

 


Tubaba: NUANSA POST

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melalui Dinas Peternakan telah sukses meningkatkan populasi ternak, apalagi didukung dengan program pusat yang di berinama Sikomandan (Sapi, Kerbau komoditas Andalan Negeri). kegiatan ini rutin di lakukan setiap tahun, untuk peningkatannya 2 hingga 2,5 persen.

"Ya tahun ini kita sukses dalam meningkatkan populasi ternak, apalagi didukung dengan program pusat Sikomandan tentunya kita sangat terbantu sehingga apa yang kita harapkan tercapai"Demikian dikatakan drh.Nazarrudin,MM saat di wawancarai wartawan di ruang kerjanya. Senin (12/10/2020).

Dikatakannya juga kalau Dinas peternakan telah melakukan pembinaan, penyuluhan dengan memperhatian pakan ternak, kesehatanya serta pengobatan.jika bicara soal meningkatkan harus di dukung dengan program yaitu pelaksanaan (inseminasi Buatan) IBnya harus lebih baik, petugasnya merata jadi masyarakat tidak kewalahan.

"Kalau kita bicara meningkatkan tentunya dengan program, untuk itu programnya dengan melakukan pembinaan dan penyuluhan, yaitu bagaimana kita memperhatikan pakan, kesehatan, pengobatan, dan yang paling pokok pelaksanaan IB yang baik serta petugasnya merata sehingga masyarakat tidak kewalahan,"tuturnya.

Ia menambahkan Dari pusat di beri kewenangan 4.938 Aseptor, aseptor itu adalah Sapi - sapi yang belum di IB jadi sapi betina yang belum produktif dan siap untuk melakukan IB sudah selesai bulan April lalu karena tahun 2019 ditarget dari pusat 6000 Aseptor ternyata dapat kita laksanakan mencapai 140 persen terbukti telah menerima penghargaan. "Kita telah mendapat penghargaan pada tahun 2019, karena target pusat 6000 Aseptor kenyataannya kita laksankan hingga mencapai 140 persen,"paparnya.

Dijelaskannya Kalau hewan ternak itu dapat di asuransi akan tetapi harus memenuhi syarat misalnya Warga Tubaba serta melalui kelompok, untuk biaya asuransi yang bersubsidi pemerintah Rp 40.000,- /tahun tetapi kuotanya terbatas hanya 180 Aseptor sedang yang tidak bersubsidi biaya asuransinya Rp.200.000,-,

"Harapan saya agar masyarakat dapat mengasuransikan ternaknya, jika ternaknya mati maka akan di ganti rugi sebesar Rp.10 juta/ternak, untuk biayanya Asuransi yang bersubsidi Rp.40 ribu/tahun sedangkan yang tidak bersubsidi 200 ribu,"tutupnya.(Rbt)

 

Posting Komentar

0 Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA